Tampilkan postingan dengan label batu sintetis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label batu sintetis. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Maret 2015

Batu sintetik tetapi digemari dan malah jadi trend di luar negeri.

Batu sintetik tetapi digemari dan malah jadi trend di luar negeri.

Aneh tapi nyata memang, jika di Indonesia, batu natural yang asli dari alam banyak diburu dan diagung-agungkan oleh para pecinta batu, maka lain halnya dengan yang terjadi di luar negeri. Trend di luar negeri saat ini sedang beralih dari batu natural ke batu sintetik. Tujuannya, tidak lain dan tidak bukan adalah ingin mengurangi dampak lingkungan akibat penambangan batu alam secara liar.

Contohnya adalah batu byron yang menyerupai batu zamrud. Warna dan kejernihan sangat bagus, juga tahan noda dan gesekan. Batu ini juga harganya lebih terjangkau.Batu-batu sintetik lainnya sangat dikenal oleh para pecinta batu permata, batu permata jenis ini adalah type dari permata Sintetis, artinya dibuat dilaboratorium bukan terbentuk secara alami. Biasanya batu permata ini terbuat dari batu asli kemudian dipanaskan hingga mencair kemudian dibekukan.Bahan material penyusunnya sama antara yang natural dengan yang Sintetis, sehingga bila diuji dengan alat elektronik tidak bisa dibedakan, hanya serat seratnya yang membedakan.

Batu sintetis akan terlihat lebih jernih warnanya dan merata, Jika dilihat dengan alat pembesar akan terlihat adanya gas buble atau gelembung gas. Walaupun bahan dasar penyusunnya sama , batu sintetis harganya lebih murah daripada yang Natural.

Karena sintetis harganya lebih murah dari yang Natural maka sebelum Anda membeli perlu dikenali batu yang Anda beli apakah Natural atau Sintetis.

Berikut ini Bahan Material dan sering di sebut batu sintetis YANG BEREDAR DI PASARAN :

1. Terbuat dari batu asli kemudian dipanaskan hingga mencair kemudian dibekukan. Ini yang disebut dan dimaksud dari batu sintetis sebenarnya

2. Terbuat dari Obsidian (Natural Glass) -- Seharusnya lebih terkenal dengan nama sintetis obsidian.l

3. Terbuat dari Obsidian Leburan - Bahannya dominan natural obsidian, dan dicampur beberapa kimia tertentu agar menghasilkan warna atau mutu tertentu - Seharusnya lebih terken
al dengan Nama Obsidian Sintesis.

4. Terbuat dari Kaca Beling, botol, limbah kaca - dominan full kaca beling dengan pewarnaan biru (resin) - Seharusnya ini dinamakan Imitasinya, dulunya lebih terkenal dengan nama BATU MASAKAN, KARENA DIPANASKAN dan DICAIRKAN DENGAN API. dibuat untuk industri perhiasan masal untuk fashion, yang akhirnya dijadikan hiasan batu cintin imitasi. Bentuknya berupa cetakan2.. tapi ada juga bahan kaca beling yang bisa digosok langsung sebagan perhiasan jari.

Berikut batu sintetik yang sedang nge- trend saat ini dan contoh nama-nama batu asli serta padanan sintetisnya (di sebelah kanan) :

1. Natural Sapphire >> King Sapphire
2. Natural Ruby >> Merah Siam, American Star
3. Natural Emerald >> Green Emerald
4. Natural Diamond >> Cubic Zirconia, Moissanite.

Demikian, pembahasan kali ini tentang trend batu sintetis. Mudah-mudahan penambangan batu alam tidak sampai merusak lingkungan dan keseimbangan alam. Sehingga bagi para pecinta batu di masa depan, tetap bisa menikmati anugerah Allah Swt yang diberikan kepada keindahan sebuah batu, apapun bentuknya baik natural maupun sintetis. آمِيّنْ ...آمِيّنْ ... يَآرَبَّ الْعَلَمِيّنْ ..

Selasa, 10 Februari 2015

Perbedaan batu natural, sintetis dan chatam

3 jenis batu mulia

1.Batu natural (akik). Untuk jenis ini, ada yang natural 100 persen yang berasal langsung dari alam kemudian langsung digosok, diolah menjadi batu mulia. Batu permata (natural) contoh peridote dr india , ada yg natural asli 100 persen tanpa treatmrnt dan ada yg pakai proses tambahan. Proses ini wajar untumemperhalus dan pencerahn. Untuk bedakan natural dan tidak, bisa dilakukan dilaboratorium yang biasanya dilengkapi dengan sertifikat.

2. Batu Sintetis. Batu ini terbuat dari bahan kaca atau beling dimana bagi orang  awam amat susah untuk membedakannya. Karenanya harus dites pake resin atau bawa ke lab.

3. Batu chatam. Batu yg diproses di lab dimana di dalamnya adaterdapat kandungan batu asli dan batu tambahan tujuan utk membuat batu tjangkau oleh masy dng penampakan sesuai aslinya, contohnya blue safir. Dng berat diatas 5 karat tentunya mencapai harga jutaan atau puluhan juta

Jadi apabila mau beli tanyakan apa batunya natural. Sintetis atau chatam