Sabtu, 31 Januari 2015

Rawabening gemstone, mekah nya pecinta dan kolektor batu akik.

Anda memiliki kecenderungan untuk batu mengkilap? Apakah Anda suka dekorasi tubuh Anda dengan benda-benda berharga? Maka Anda harus membayar kunjungan ke Pasar Rawa Bening Jatinegara!

Pasar Rawa Bening telah menjadi tempat yang dipilih untuk pecinta batu permata di Jakarta selama bertahun-tahun. Koleksi permata indah yang dikenal di seluruh negeri, bahkan melebihi batas-batas internasional. Dari sapphire berlian dan batu giok, Anda akan merasa seperti Anda berada di dalam peti harta karun bajak laut.

Sesuai dengan karakteristik Jack Sparrow, pasar tersebut tidak memiliki organisasi sebagai salah satu prioritas tertinggi. Menampilkan tidak semenarik potongan; dan pengumpulan agak sempit dan sibuk atas warung dan kios tidak persis gambar glamor. Untungnya, perhiasan yang terbaring menunggu menebus ini oh-begitu-unchic kondisi yang Anda akan dikenakan.

Sekitar 300 pedagang batu permata membuat hidup mereka di pasar yang terletak tepat di depan stasiun kereta api Jatinegara. Semua dari mereka menawarkan berbagai pilihan batu biasa indah dengan harga mulai dari Rp 5000 sebanyak Rp 150 juta. Tapi siap-pakai batu permata bukan satu-satunya barang yang akan ditemukan di sini; Anda juga dapat membeli atau memesan potongan dasar seperti cincin dan rantai. Pilihan desain yang luar biasa bervariasi dan Anda dapat meminta cincin Anda harus dibuat khusus sesuai dengan keinginan Anda. Selain itu, mengambil kepribadian unik Anda satu langkah lebih jauh dengan ukiran batu permata Anda sendiri. Hal ini dapat dengan mudah dilakukan oleh chiseler permata yang dapat memotong dan memoles dari bentuk mentah.

Salah satu prima-donnas di Pasar Rawabening adalah batu akik, dikenal sebagai batu 'Akik' di Indonesia. Batu akik mudah ditemukan di banyak bagian di Indonesia, dengan banyak varietas dalam warna dan tekstur. Sebenarnya, Indonesia mungkin memiliki pilihan yang luas dari batu akik di dunia. Comparably lebih murah daripada batu berharga lainnya, batu akik yang memiliki ciri-ciri unik yang dapat membuat mereka lebih mahal daripada berlian kecil Anda yang berharga. Ciri-ciri ini termasuk warna yang akik ketika bias oleh sinar matahari dan unik 'pola' atau 'gambar' dalam batu. Sebuah batu akik dapat menyimpan citra yang unik dalam dirinya sendiri, seperti siluet hewan dan simbol-simbol keagamaan. Batu-batu ini langka diyakini membawa keberuntungan bagi pemiliknya.

Keberuntungan berubah-ubah, keberuntungan berada dalam permata Anda. Memang, pembeli di Pasar Rawabening tidak hanya pergi ke sana untuk menampilkan cantik. Di Indonesia, seperti negara-negara lain di Asia, ada keyakinan bahwa permata tertentu dapat memberikan meningkatkan kesuksesan, kebahagiaan dan daya tarik seksual bahkan bagi mereka memakainya. Dengan demikian, permata ini juga dilihat sebagai 'jimat' atau 'pesona'. Tentu, harga ini 'beruntung' beberapa juga akan berarti Anda membutuhkan lebih dari sekedar keberuntungan untuk mendapatkan mereka.

Tentu saja, karena berjalan dengan pasar tradisional lainnya di Jakarta, ada aturan tidak tertulis untuk mengikuti ketika membayar kunjungan ke pasar Rawabening. Pertama-tama, mengambil pelajaran bahwa ini bukan tempat yang sangat nyaman; Oleh karena itu disarankan bahwa Anda berpakaian santai. Kedua, yang terbaik adalah bahwa Anda membawa teman, sebaiknya teman lokal yang memiliki pengetahuan yang baik tentang batu permata, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan membayar harga tinggi untuk fakie a. Batu permata palsu sering dibuat dari limbah pabrik atau sintetis dan beberapa orang yang mudah tertipu oleh kecerahan kosong dari batu dan kata-kata manis penjual. Hal ini juga yang terbaik untuk membeli batu permata dari penjual yang memiliki kios permanen atau kios, bukan mereka yang hanya menyebarkan barang-barang mereka di atas tikar di sisi jalan. Dengan begitu, jika Anda tidak puas dengan apa yang Anda beli, Anda selalu dapat kembali ke kios dan melaksanakan hak-hak pelanggan Anda.

Tidak ada jaminan tertentu legitimasi batu permata ', kecuali jika Anda meluangkan waktu untuk mengambil batu untuk lembaga sertifikasi lokal. Salah satunya terletak di daerah Harmoni di Jakarta Pusat. Anda juga dapat meminta kurang formal 'jaminan' dari penjual. Jika ia tampak enggan memberikan satu, maka akan lebih baik untuk pergi ke kios sebelah.

Apapun alasan Anda untuk mendapatkan permata mengkilap, baik itu keberuntungan, kesehatan atau kecantikan semata, itu adalah pengalaman yang menantang dan menyenangkan memang untuk menggali dalam peti harta karun Rawabening Market. Selain itu, mereka selalu mengatakan bahwa pengalaman adalah harta yang paling berharga dari semua. Bersinar di!

Stasiun Kereta Rawa Bening Market -Jatinegara
Bekasi Barat Raya St.
Pisangan Baru Village, Matraman
Jakarta Timur Kota 13

Alamat: Stasiun Jatinegara Kereta, Jalan Bekasi Barat Raya No.1, Matraman, Jakarta Timur

Mengenal batu sungai dareh yg terkenal itu

Batu akik sungai dareh khasiat dan jenisnya – Batu yang juga dikenal dengan sebutan giok kandi ini tidak hanya kesohor di Indonesia tapi sampai mancanegara. Popularitas batu menanjka sejak  Presiden Amerika Barack Obama dikabarkan mengenakan batu cincin asal Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat itu di jari tangannya.

Sejak saat itu banyak penghobi dan kolektor dari berbagai negara mulai memburunya sehingga membuat batu dengan ciri khas warna hijau itu kian populer. Bahkan konon banyak banyak juga pejabat tanah air yang ikut-ikuran mengenakan batu itu dijari manis mereka.

Batu sungai dareh memiliki banyak sebutan diantaranya batu lumuik, batu lumut, giok sumatera dan giok kandi. Untuk sebutan batu giok asal Sumatera, tidak hanya pada batu sungai dareh tapi juga ada lumut aceh yang disebut giok aceh dan batu ini di Korea dikenal dengan jade.

Baca: Batu Cincin Lumut Aceh

Kunikan dan kelebihan atau keistimewaan batu sungai dareh terletak pada corak an warna batu yang sangat menawan. Batu ini juga memiliki kekerasan standar batu mulia kualitas internasional dengan keras 7 skala mohs atau sama dengan batui Giok china yang telah dikenal manusia ribuan tahun lalu.

Asal Usul Batu Sungai Dareh
Batu ini sebenarnya sudah dikenal sejak lama, tepatnya sekitar tahun 1970-an. Hanya saja waktu itu sampai dalam beberapa terakhir ini batu akik masih belum banyak dikenal dan belum diminati masyarakat secara luas. Namun belakangan ini batu akik telah menjadi tren dan diskai banyak orang termasuk kalangan muda.

Sehingga banyak batu-batu permata yang selama kurang dikenal mulai diburu dan dicari seperti batu bacan, batu lavender atau jenis batu lain yang memiliki corak cantik, tak luput dari buruan banyak penghobi dan kolektor termasuk batu lumuik asal Sumatera ini.

Pada sekitar tahun 70-an batu sungai dareh ini dikenal masyarakat dengan nama ‘Giok Kandi’ karena batu itu pertama ditemukan di Sungai Kandi dan Bukit Puti Bungsu Solok Selatan Sumatera. Sedangkan batu yang banyak ditemukan di daerah Sungai Dareh seperti nama yang melekat pada batu ini, diyakini masyarakat sumatera merupakan cikal bakal batu dari daerah Kandi yang terbawa arus sungai.

Khasiat Batu sungai Dareh
Sebagian orang terutama penghobi mempercayai bahwa batu alam, memiliki energi yang terjadi secara alami sehingga dipercaya memiliki khasiat alamiayah sesuai unsur yang terdapat dalam batu. Sehingga setiap jenis batu cincin akik memiliki khasiat berbeda sesuai unsur pembentuknya, kira-kira seperti itu.

Khasiat batu lumuik sungai dareh diantaranya : Dipercaya dapat meningkatkan keselarasan dengan alam sekitar – menjaga keseimbangan emosional – membuat stamina menjadi lebih kuat dan bersemangat – Menetralisir racun dalam tubuh – Bagi mereka yang memiliki aktivitas di luar dapat dijadikan sebagai perlindungan diri (hanya allah yang maha melindungi). Warna hijau pada batu ini : dapat memperkuat daya kerja jantung – saraf – atau fisik secara umum. Kualitas batu yang setara dengan Giok (jade) dipercaya untuk menghilangkan stres, relaxasi dan menyelaraskan pikiran – Bijaksana dan menghambat energi negatif dalam tubuh.

Jenis Batu Sungai Dareh
Halnya batu mineral pada umumnya sungai dareh juga terdiri dari berbagai jenis baik berdasarkan warna, karakter, corak maupun kualitas batu, sehingga batu ini dikenal dengan banyak nama seperti batu sungai dareh pucuk pisang, kumbang jati, kristal dan masih banyak jenis lainnya dengan beragam nama.

Untuk jenis pucuk pisang kristal batu dan warna terlihat hijau muda agak kekuningan dan terdapat belang hijau tua didalamnya, bagitu juga dengan kumbang tentu ada perbedaan dengan jenis lainnya.

Ciri batu sungai dareh asli, sama dengan mengenal ciri pada batu akik pada umumnya perlu dilakukan pengujian baik menggunakan teknologi atau bisa dengan keahlian tertentu

Baca Juga: cara membedakan batu akik asli dan sintetis

Selain batu akik lumut sungai dareh, batu lain yang tidak kalah menarik dan juga di temukan di kepulauan sumatera ada batu lumut aceh atau dipasaran unternasuonal lebih dikenal dengan jadeite Harga batu sungai dareh mulai dari ratusan ribu sampai jutaan rupiah tergantung kualitas.

Bacan, sungai dareh, biosolar aceh, tiga indonesian idol baru batu akik

Kenapa Bacan, Lumut Sungai Dareh dan Biosolar Aceh Diburu

BATU PERMATA  05 November 2014

Setelah Bio Solar Aceh dan Batu Lumut Sungai Dareh, sebelumnya Batu bacan sudah menjadi primadona di kalangan pecinta dan kolektor batu akik Nusantara, satu butir batu akik jenis bacan ini harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah. Apalagi jika bacan itu mengandung keunikan yang disebut-sebut punya nyawa, harga jualnya bisa fantastik hingga ratusan juta rupiah.

Hal ini mebuat para kolektor memburu batu ini, sedikit mengenal sejarahnya, batu bacan berasal dari Pulau Bacan, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Di daerah asalnya, kepopuleran bacan sudah berlangsung sejak lama, namun mendunianya setelah ada warga asing membawa labor terhadap kadar batu ini, ternyata batu ini memiliki keunikan sendiri setelah batu mulia.

Semenetara Batu Lumut Sungai Dareh di Sumbar dan Bio Solar dari Aceh juiga tidak kalah dengan keunikan Bacan, bahkan saat ini cenderung orang memburu batu yang berasal dari pulau Sumatera ini, apalagi setlah beberpa hari lalu, Bio Soilar ini menjadi pemenang pada pameran batu di Jakarta.

Kenapa batu ini menjadi buruan, itu disebabkan batunya langka dan warnanya diyakini bisa berubah. Dengan cahaya kristal yang terpancar dari dalam bacan ini, mampu memikat seluruh pecinta dan kolektor batu akik untuk mengkoleksinya, bahkan ada yang hidupnya diabdikan mengeluti bisnis bacan hingga meninggalkan keluarga.

Batu bacan yang paling dicari adalah bacan doko. Sebab, warnanya bisa berubah dan ada cahaya kristalnya, dibilang bernyawa karena bisa berubah warna dan paling mahal harga jualnya.

Selain jenis doko, bacan juga memiliki jenis lain yakni bacan obi berwarna coklat, putih, dan madu, bacan palamea berwarna biru dan merah, bacan weda berwarna coklat dan kuning, dan beberapa jenis bacan lainnya. Doko sendiri berwarna hijau.

Di antara batu akik, harga bacan terbilang paling mahal. Harga per butir bacan yang siap pakai jadi permata cincin yang sudah jadi bisa dihargai Rp 5 juta sampai Rp 15 juta.

Kalau dibeli perbongkahan seperti bacan doko bisa Rp 200 juta sampai Rp 300 juta per kilogram. Itu harga bacan yang benar-benar super yang diambil langsung dari kedalaman yang paling dalam di pusat pertambangan Pulau Bacan,

Pecinta batu akik ini tidak hanya kalangan orang tua dan remaja tapi juga anak-anak muda, yakni pelajar bahkan ada murid SD, mereka terinspirasi berita di sejumlah media massa.(basya)

Apakah batu solar aceh itu ?

Batu akik jenis solar super (indocrase) asal Gayo Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, bukan hanya diminati pencinta batu di dalam negeri, tetapi juga wisatawan Malaysia.

"Batu biosolar tersebut saat ini menjadi primadona dan banyak diburu kolektor di tanah air," kata seorang penjual batu asal Gayo Takengon, Iwan (35) di Pameran Terbesar Batu Mulia, Grand Palladium, Medan, Sabtu.

Pameran tersebut dilaksanakan Asosiasi Pencinta Batu Permata Sumatera Utara (APBPSU) berlangsung 22 sampai 25 Januari 2015, diikuti 73 stand dari berbagai provinsi dan 800 peserta kompetisi permata.

Iwan menyebutkan, batu giok solar dan lumut Aceh saat ini sudah dikenal di pasar Asia, dan bahkan dunia, serta tidak kalah dengan giok dari Tiongkok.

Setelah ditemukannya giok dan lumut Aceh ini, pencinta batu di Indonesia sudah banyak beralih ke permata ini, karena memiliki warna hijau kristal yang sangat tajam. 

"Batu giok Aceh ini sangat jauh berbeda kualitasnya bila dibandingkan dengan giok dari Tiongkok, sehingga tidak heran para penggemar batu permata itu mencarinya ke Takengon," ujar putra Gayo itu. 

Dia menjelaskan, batu giok solar dan lumut Aceh yang kristal ada yang berhargacukup bervariasi mulai Rp5 juta hingga Rp50 juta per buah.

"Ini jelas tergantung pada jenis batu, kualitas, ketajaman warna, dan ukuran dari permata tersebut. Ada juga harganya yang tidak terlalu mahal dan biasa dijual di pasaran," katanya. 

Iwan menambahkan, batu giok solar dan lumut Aceh ini tidak kalah dari batu kristal yang sudah populer, yakni batu Bacan Doko dari Maluku dan batu Sungai Dareh dari Sumatera Barat. 

"Jadi, batu giok solar dan Lumut Aceh, saat ini masih tetap diminati di dalam dan luar negeri, dan termasuk salah satu yang terindah di dunia. Kualitas batu jenis permata ini harus tetap dipertahankan," katanya.

Sementara, pameran batu akik dan permata di Grand Palladium Medan antara lain menampilkan batu giok biosolar dan lumut Aceh, batu bacan doko dan palamea dari Maluku, batu pancawarna dari Jawa Tengah, batu lavender (cubung asih), spiritus biru langit, cubung wulung dan biduri laut dari Baturaja, Sumatera Selatan, permata sankis, cempaka madu kristal dari Bengkulu.

Mengenal lebih dalam kristal solar aceh

Batu giok aceh terdiri dari beberapa jenis, 

Berikut salah satu koleksi Gary S Pratama Solar Aceh idocrase yang sudah mejelma jadi Kristal solar Aceh Idocrase Super:

Mudah-mudahan aja Kristal solar Aceh Indocrase ini masih ada dan jangan hawatir karena Gary S Pratama punya banyak stok Kristal solar Aceh Indocrase yang dimilikinya.


Mengenal lebih lanjut giok aceh, batu yang mulai menyaingi bacan

Kira kira beginilah agan, penampakan batu2 giok aceh, selamat menikmati ya. Batu ini mulai menyaingi popularitas batu bacan dan batu sungai dareh.

Oke deh langsung aja ya liat foto fotonya dibawah ini:


Langsung aja deh udah ga tahan liat kilau kristalnya, berikut beberapa Batu solar Aceh Indocrasemilik follower @KolektorBatu:

Indocrase bio solar Aceh Milik Ariyandi Harahap‏@AieHarahapBio Solar Aceh Super koleksi trequartista ‏@aizcadabra

INDOCRASE Kristal kualitas Super milik ozan alvino faleyra ‏@OzanAlvino1404Ragam Batu giok Aceh koleksi Rilza Akbar ‏@ril_za

IndoCrase Solar Aceh.. “Batu Mulia Asal Aceh Koleksiayie tagak ‏@ayie_tagakk 

Idocrase aceh Koleksi Fadil GemStone‏@FadilGemStoneIndocrase lumut Aceh krista ring titanium milik Salman Abdillah ‏@abdillah

Kalau diatas adalah Kristal solar Aceh Indocrase permata giok Aceh yang sudah diikat menjadi hiasan cincin keren, berikut Bahan atau bongkahan solar Aceh Indocrase 

Rough Indocrase Totol Embun Super | asli aceh milik 
A. Apara Batubara MC ‏@Aparaa_FOL

Bahan Indocrase – giok milik doddi sumahardi‏@doddisumaBahan idocrase aceh super Fadil GemStone‏@FadilGemStoneharga batu giok INDOCRASE koleksi 
G®E3NWΔY ‏@lucky_lux666

Jenis jenis batu mulia yang berwarna hijau

   Green   Gems & Minerals
Agate (Bloodstone) 
        
Bloodstone Agate is a multi-colored Agate that bears red-violet and green color splotches.  It has a Mohs hardness of 7 out of 10 and is great for cabochoning.

Agate (Moss) 
        
Moss Agate is variation of Agate with numerous clear sections in the green matrix, causing a moss-like pattern to appear.  It has a Mohs hardness of 7 out of 10 and is great for cabochoning.

Agate (Tree) 
        
Tree Agate is variation of Agate with a random pattern of green and white color splotches.  It has a Mohs hardness of 7 out of 10 and is great for cabochoning.

Amazonite 
        
Amazonite is the teal variation of crystalline Feldspar and typically forms alongside Quartz.  It has a Mohs hardness of 6 to 6.5 out of 10 and is recommended for cabochoni