Tampilkan postingan dengan label batu sungai dareh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label batu sungai dareh. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Februari 2015

Modus: Batu "Giok lilin" yang sangat mirip batu sungai dareh.

Modus: Batu "Giok lilin" yang sangat mirip batu sungai dareh.

Assalamualaikum wr wb

Selamat jumpa kembali di ilmubatu.wordpress.com

Batu sungai dareh merupakan salah satu batu favorit yang sedang naik daun. Batu ini termasuk batu yang bernilai tinggi.

Sayangnya, pedagang nakal mulai mencari cara menjual batu ini dengan mencari pengganti batu yang menyerupai sungai dareh. Untuk keuntungan yang maximal.

Contohnya dengan menggunakan pengganti berupa batu "giok" lilin, asalnya batu "giok" lilin ini bukan dari lokal indonesia, tapi berasal dari luar negeri dimana bentuknya sangat mirip dengan batu sungai dareh.

Tapi kalau kita misalnya bertanya ke pasar batu, maka batu ini biasa disebut sebagai "giok lilin" oleh para pedagang nakal akan dijual sebagai batu sungai dareh, dan apabila dibawa ke lab, hasilnya akan menunjukkan bahwa batu "giok" lilin ini berasal dari kelompok batuan chalcedony.

Batu "giok lilin" ini penampakkannya sangat mengkilap, bersih, serta sama sekali tidak ada bintik. Berbeda dengan batu sungai dareh yang asli, bila sungai dareh asli, umumnya terdapat ciri bintiknya.

Batu ini sudah mulai banyak beredar di dunia perbatuan serta di pasar batu. Jadi berhati-hatilah, pastikan apabila anda membelinya, anda mendapat batu yang asli.

Demikianlah pembahasan tentang batu giok lilin yang sering disalahgunakan sebagai batu sungai dareh.

Semoga bermanfaat. آمِيّنْ ...آمِيّنْ ... يَآرَبَّ الْعَلَمِيّنْ ..

Rabu, 18 Februari 2015

Sabtu, 31 Januari 2015

Mengenal batu sungai dareh yg terkenal itu

Batu akik sungai dareh khasiat dan jenisnya – Batu yang juga dikenal dengan sebutan giok kandi ini tidak hanya kesohor di Indonesia tapi sampai mancanegara. Popularitas batu menanjka sejak  Presiden Amerika Barack Obama dikabarkan mengenakan batu cincin asal Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat itu di jari tangannya.

Sejak saat itu banyak penghobi dan kolektor dari berbagai negara mulai memburunya sehingga membuat batu dengan ciri khas warna hijau itu kian populer. Bahkan konon banyak banyak juga pejabat tanah air yang ikut-ikuran mengenakan batu itu dijari manis mereka.

Batu sungai dareh memiliki banyak sebutan diantaranya batu lumuik, batu lumut, giok sumatera dan giok kandi. Untuk sebutan batu giok asal Sumatera, tidak hanya pada batu sungai dareh tapi juga ada lumut aceh yang disebut giok aceh dan batu ini di Korea dikenal dengan jade.

Baca: Batu Cincin Lumut Aceh

Kunikan dan kelebihan atau keistimewaan batu sungai dareh terletak pada corak an warna batu yang sangat menawan. Batu ini juga memiliki kekerasan standar batu mulia kualitas internasional dengan keras 7 skala mohs atau sama dengan batui Giok china yang telah dikenal manusia ribuan tahun lalu.

Asal Usul Batu Sungai Dareh
Batu ini sebenarnya sudah dikenal sejak lama, tepatnya sekitar tahun 1970-an. Hanya saja waktu itu sampai dalam beberapa terakhir ini batu akik masih belum banyak dikenal dan belum diminati masyarakat secara luas. Namun belakangan ini batu akik telah menjadi tren dan diskai banyak orang termasuk kalangan muda.

Sehingga banyak batu-batu permata yang selama kurang dikenal mulai diburu dan dicari seperti batu bacan, batu lavender atau jenis batu lain yang memiliki corak cantik, tak luput dari buruan banyak penghobi dan kolektor termasuk batu lumuik asal Sumatera ini.

Pada sekitar tahun 70-an batu sungai dareh ini dikenal masyarakat dengan nama ‘Giok Kandi’ karena batu itu pertama ditemukan di Sungai Kandi dan Bukit Puti Bungsu Solok Selatan Sumatera. Sedangkan batu yang banyak ditemukan di daerah Sungai Dareh seperti nama yang melekat pada batu ini, diyakini masyarakat sumatera merupakan cikal bakal batu dari daerah Kandi yang terbawa arus sungai.

Khasiat Batu sungai Dareh
Sebagian orang terutama penghobi mempercayai bahwa batu alam, memiliki energi yang terjadi secara alami sehingga dipercaya memiliki khasiat alamiayah sesuai unsur yang terdapat dalam batu. Sehingga setiap jenis batu cincin akik memiliki khasiat berbeda sesuai unsur pembentuknya, kira-kira seperti itu.

Khasiat batu lumuik sungai dareh diantaranya : Dipercaya dapat meningkatkan keselarasan dengan alam sekitar – menjaga keseimbangan emosional – membuat stamina menjadi lebih kuat dan bersemangat – Menetralisir racun dalam tubuh – Bagi mereka yang memiliki aktivitas di luar dapat dijadikan sebagai perlindungan diri (hanya allah yang maha melindungi). Warna hijau pada batu ini : dapat memperkuat daya kerja jantung – saraf – atau fisik secara umum. Kualitas batu yang setara dengan Giok (jade) dipercaya untuk menghilangkan stres, relaxasi dan menyelaraskan pikiran – Bijaksana dan menghambat energi negatif dalam tubuh.

Jenis Batu Sungai Dareh
Halnya batu mineral pada umumnya sungai dareh juga terdiri dari berbagai jenis baik berdasarkan warna, karakter, corak maupun kualitas batu, sehingga batu ini dikenal dengan banyak nama seperti batu sungai dareh pucuk pisang, kumbang jati, kristal dan masih banyak jenis lainnya dengan beragam nama.

Untuk jenis pucuk pisang kristal batu dan warna terlihat hijau muda agak kekuningan dan terdapat belang hijau tua didalamnya, bagitu juga dengan kumbang tentu ada perbedaan dengan jenis lainnya.

Ciri batu sungai dareh asli, sama dengan mengenal ciri pada batu akik pada umumnya perlu dilakukan pengujian baik menggunakan teknologi atau bisa dengan keahlian tertentu

Baca Juga: cara membedakan batu akik asli dan sintetis

Selain batu akik lumut sungai dareh, batu lain yang tidak kalah menarik dan juga di temukan di kepulauan sumatera ada batu lumut aceh atau dipasaran unternasuonal lebih dikenal dengan jadeite Harga batu sungai dareh mulai dari ratusan ribu sampai jutaan rupiah tergantung kualitas.

Bacan, sungai dareh, biosolar aceh, tiga indonesian idol baru batu akik

Kenapa Bacan, Lumut Sungai Dareh dan Biosolar Aceh Diburu

BATU PERMATA  05 November 2014

Setelah Bio Solar Aceh dan Batu Lumut Sungai Dareh, sebelumnya Batu bacan sudah menjadi primadona di kalangan pecinta dan kolektor batu akik Nusantara, satu butir batu akik jenis bacan ini harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah. Apalagi jika bacan itu mengandung keunikan yang disebut-sebut punya nyawa, harga jualnya bisa fantastik hingga ratusan juta rupiah.

Hal ini mebuat para kolektor memburu batu ini, sedikit mengenal sejarahnya, batu bacan berasal dari Pulau Bacan, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Di daerah asalnya, kepopuleran bacan sudah berlangsung sejak lama, namun mendunianya setelah ada warga asing membawa labor terhadap kadar batu ini, ternyata batu ini memiliki keunikan sendiri setelah batu mulia.

Semenetara Batu Lumut Sungai Dareh di Sumbar dan Bio Solar dari Aceh juiga tidak kalah dengan keunikan Bacan, bahkan saat ini cenderung orang memburu batu yang berasal dari pulau Sumatera ini, apalagi setlah beberpa hari lalu, Bio Soilar ini menjadi pemenang pada pameran batu di Jakarta.

Kenapa batu ini menjadi buruan, itu disebabkan batunya langka dan warnanya diyakini bisa berubah. Dengan cahaya kristal yang terpancar dari dalam bacan ini, mampu memikat seluruh pecinta dan kolektor batu akik untuk mengkoleksinya, bahkan ada yang hidupnya diabdikan mengeluti bisnis bacan hingga meninggalkan keluarga.

Batu bacan yang paling dicari adalah bacan doko. Sebab, warnanya bisa berubah dan ada cahaya kristalnya, dibilang bernyawa karena bisa berubah warna dan paling mahal harga jualnya.

Selain jenis doko, bacan juga memiliki jenis lain yakni bacan obi berwarna coklat, putih, dan madu, bacan palamea berwarna biru dan merah, bacan weda berwarna coklat dan kuning, dan beberapa jenis bacan lainnya. Doko sendiri berwarna hijau.

Di antara batu akik, harga bacan terbilang paling mahal. Harga per butir bacan yang siap pakai jadi permata cincin yang sudah jadi bisa dihargai Rp 5 juta sampai Rp 15 juta.

Kalau dibeli perbongkahan seperti bacan doko bisa Rp 200 juta sampai Rp 300 juta per kilogram. Itu harga bacan yang benar-benar super yang diambil langsung dari kedalaman yang paling dalam di pusat pertambangan Pulau Bacan,

Pecinta batu akik ini tidak hanya kalangan orang tua dan remaja tapi juga anak-anak muda, yakni pelajar bahkan ada murid SD, mereka terinspirasi berita di sejumlah media massa.(basya)

Mengenal lebih lanjut giok aceh, batu yang mulai menyaingi bacan

Kira kira beginilah agan, penampakan batu2 giok aceh, selamat menikmati ya. Batu ini mulai menyaingi popularitas batu bacan dan batu sungai dareh.

Oke deh langsung aja ya liat foto fotonya dibawah ini:


Langsung aja deh udah ga tahan liat kilau kristalnya, berikut beberapa Batu solar Aceh Indocrasemilik follower @KolektorBatu:

Indocrase bio solar Aceh Milik Ariyandi Harahap‏@AieHarahapBio Solar Aceh Super koleksi trequartista ‏@aizcadabra

INDOCRASE Kristal kualitas Super milik ozan alvino faleyra ‏@OzanAlvino1404Ragam Batu giok Aceh koleksi Rilza Akbar ‏@ril_za

IndoCrase Solar Aceh.. “Batu Mulia Asal Aceh Koleksiayie tagak ‏@ayie_tagakk 

Idocrase aceh Koleksi Fadil GemStone‏@FadilGemStoneIndocrase lumut Aceh krista ring titanium milik Salman Abdillah ‏@abdillah

Kalau diatas adalah Kristal solar Aceh Indocrase permata giok Aceh yang sudah diikat menjadi hiasan cincin keren, berikut Bahan atau bongkahan solar Aceh Indocrase 

Rough Indocrase Totol Embun Super | asli aceh milik 
A. Apara Batubara MC ‏@Aparaa_FOL

Bahan Indocrase – giok milik doddi sumahardi‏@doddisumaBahan idocrase aceh super Fadil GemStone‏@FadilGemStoneharga batu giok INDOCRASE koleksi 
G®E3NWΔY ‏@lucky_lux666

Jumat, 30 Januari 2015

Harga batu bacan terbaru 2015

Ya, batu Bacan memang menyimpan berjuta pesona. Warnanya hijau lumut dan enak dipandang. Bagai magnet, perlahan pesonanya menarik hasrat pendatang dan pelancong manca negara dari Taiwan, Korea dan negeri ‘Tirai Bambu’, Tiongkok. Mayoritas, memburu Batu Bacan asal Palamea dan Doko.

Bila menengok kembali serpihan sejarah perabadan manusia, batu mulia atau permata merupakan hiasan yang amat berharga. Selain keindahannya yang memesona, juga unik, langka, dan sebagian kalangan percaya memiliki daya magis, mendatangkan keberuntungan bagi manusia. Tapi hanya digunakan mereka yang punya kuasa dan materi.    

Kini, aksesoris yang membalut tubuh serupa itu telah dipakai semua kalangan dengan berbagai motivasi. Ada yang dipersembahkan kepada seseorang yang mengandung arti tersendiri.
Pesona batu Bacan membahana pada semua ruang dan waktu. Dari kedai kopi, jejaring sosial, perkantoran, pasar tradisional dan modern, hingga hajatan (leleyan) batu Bacan tak henti dibincangkan, dipamerkan. Hidup seakan tak lengkap, bila tak mengenakan permata mulia itu.

Lantas apa sih yang bikin istimewa? Bentuknya? Warnanya? Atau daya magisnya?

Dari paparan salah seorang pedagang batu di Rawa Bening, batu bacan bisa berubah warna dari hijau kegelapan atau biru gelap menjadi lebih terang. Perubahan ini, diyakini bisa membawa berkah atau hoki bagi pemiliknya. Yang jelas harganya jadi  lebih mahal dan kini menjadi bagian gaya hidup.

"Ada yang berwarna hijau terang. Ini disebut sudah Kristal karena memang warnanya bisa berubah. Ini batu bacan yang sedang naik daun. Ada juga yang berwarna kebiruan dan biasa disebut bacan Palamea dari wilayah Palamea," tutur salah seorang pedagang batu bacan di kawasan Rawa Bening, Jakarta Timur, Andy Arvan.

Rupanya, batu jenis ini banyak diperjualbelikan di Taiwan. Di sana, orang menyebutnya blue jade untuk batu berwarna biru. Dan jade untuk batu berwarna hijau. Untuk itu bacan Doko maupun bacan Palamea sering disebut Giok Indonesia.

Perhiasan batu bacan pun kian ramai diperbincangkan di pasar batu permata asli alam Indonesia. Berapa harganya? “Harga batu bacan ditentukan oleh kualitas dan motif serta ukuran besar kecilnya,” tambah Andy Arvan.

Menurutnya, batu bacan banyak diburu pembeli dari Tiongkok dan Taiwan. Mereka membeli dalam bentuk batu cincin, liontin dan masih berbentuk bongkahan batu untuk dibuat patung dan gelang, selanjutnya dijual di negaranya.

“Yang pasti mereka nggak akan bilang giok ini berasal dari Indonesia,” kata Andy.

Hal senada dikatakan ‘pemain’ batu permata yang sudah 30 tahun malang melintang dalam dunia permata, Widjaja. “Mereka bikin sertifikat bahwa batu bacan dari RI ini ditulis berasal dari Taiwan atau Tiongkok,” kata Widjaja.

Menurut Andy dan Widjaja, permintaan dari Tiongkok dan Taiwan sampai saat ini banyak. Tapi karena bahan baku yang berkualitas sangat baik semakin sulit didapat, menjadikan harga batu bacan melonjak.

“Sekarang susah mendapatkan batu bacan berkualitas. Lubang galiannya di sana sudah sedalam 135 meter di bawah permukaan laut,” ujarnya.

Selain itu pedagang dari Medan, Surabaya dan Makassar langsung ke sana atau menempatkan ’orangnya’ di sana.

Begitu batu bacan keluar dari lokasi pengambilannya, sudah dibeli dan mereka berani beli dengan harga tinggi. Dengan begitu Jakarta kekurangan pasokan.

“Kalau dulu saya menerima kiriman tiap minggu bisa dua kali bongkahan batu bacan, sekarang satu bulan sekali belum tentu ada. Itu pun harganya sudah tinggi, sementara itu pembeli dari China dan Taiwan tidak mau harganya dinaikkan,” ujar Andy.

Widjaja mengatakan bahwa pembeli dari Tiongkok dan Taiwan mau beli batu bacan dengan harga murah, tapi mereka menjualnya ‘selangit’.

Andy menambahkan harga batu bacan sekarang yang sudah dalam bentuk  perhiasan (cincin, liontin) per crat berkisar Rp 200.000-Rp 2,5 juta atau Rp 1juta-Rp 12,5 juta per gram, tergantung kualitasnya. Untuk bentuk bongkahan per kilogram mencapai Rp 40 juta-Rp 100 juta  dengan kualitas super. “Tapi sangat susah diperolehnya,” katanya.

Andy terakhir kali mengekspor batu bacan ke Tiongkok dan Taiwan dalam bentuk cincin. Tapi sudah tidak sebanyak seperti sebelumnya. Tahun lalu dia bisa mengekspor batu bacan  dalam bentuk bongkahan tiap bulannya sebanyak 100 kg-300 kg untuk kategori menengah dan super.

Menurutnya, diperkirakan dalam beberapa tahun kedepan, sumbernya bisa habis, sementara itu pengganti batu bacan belum tentu ada.

Widjaja menyatakan bahwa dengan sulit dan mahalnya bahan baku ini, membuat para pengrajin perhiasan di Pasar Rawa Bening Jakarta semakin berkurang. “Beberapa pengrajin yang ada hanya mengerjakan punya saya,” tuturnya. (*)

Cara ampuh bedakan batu bacan asli dan palsu

Cara Membedakan Batu bacan Asli Atau Sintetic

Banyak sekali orang terkecoh antara batu bacan Palsu dan Asli, Berikut Cara Mudah Membedakan Batu bacan asli atau Palsu :

1. Plastik atau Kaca itu bening, sedangkan batu bacan alami kebanyakannya mengandung serat-serat di dalamnya. Sebagian orang awam mengira bahwa batu bacan asli itu pecah, tapi sebenarnya hanya serat-serat alami batu bacan. Jarang sekali ditemukan batu bacan alam yang bersih tanpa serat.

2. Coba tempelkan bacan itu ke pipi anda. Apakah terasa dingin? Kalau terasa dingin ini bisa merupakan satu ciri bahwa batu bacan anda itu asli.

3. Berat. Coba bandingkanlah batu bacan asli dan tiruan, pasti bacan asli lebih berat dari yg palsu. tetapi ada juga yang palsu lebih berat sekarang ini.

4. Bila bacan anda itu adalah asli maka untuk membuat anda benar-benar yakin akan keasliannya, maka anda bisa menggunakan alat testing berlian. Sebagian besar penjual menyediakan alat ini.

5. Jika Batu bacan punya anda sendiri anda bisa menyundutnya dengan Rokok (membakarnya dengan korek api sebentar saja) ada bisa lihat perubahan pada batu bacan anda jika batu tersebut palsu.

Bila anda masih ragu-ragu juga, sebaiknya bertanyalah kepada ahlinya demi keselamatan anda.

Kamis, 29 Januari 2015

Terjemahan nama batu akik, inggris indonesia

Nama nama batu akik internasional dan terjemahannya dalam bahasa indonesia :

1. Biru Lazuardi (Lapis Lazuli)

2. SunStone  (Biduri Surya)

3. BloodStone (Akik Darah/Naga Sui)

4. Rose Quartz (Kuarsa Mawar)

5. Rock Crystal (Kecubung Es)

6. Green Jasper (Badar Lumut)

7. Emerald (Zamrud)

8. Ruby (Merah Delima)

9. Tiger’e Eye (Mata Macan/Biduri Sepah)

10.Green Obsidian (Zamrud Kalimantan)

11.Hawk’s Eye (Mata Elang)

12. Bixbite (Red Beryl)

13. Idocrase (Sungai Dareh/Bio Solar Aceh)

14. Chrysocolla (Batu Bacan)

15. Opal (Batu Kalimaya)

16. Agate (Akik)

17. Jade (Giok)

18. Rhodochrosite (Ruby Borneo)

19. Pearl (Mutiara)

20. Iolite (Safir Air)

21. Kyanite (Safir Australia)

22. Diamond (Intan/Berlian)

23. Amethyst (Kecubung)

24. Smoky Quartz (Kecubung Teh)

25.Prasiolite Quartz (Kecubung Hijau)

26.Pyrite (Badar Emas)

27.Petrified Shell (Kol Buntet)

28.Textite (Batu Meteor)

29. Chalcedony (Yaman)

30. Red Jasper (Ati Ayam)

31. Petrified Sea Coral (Badar Tawon)

32.Labradorite (Laburador)

33.Turquoise (Pirus)

34.Cat’s Eye (Mata Kucing)

35.MoonStone Feldspar (Biduri Laut)

36.Rutilated Quartz (Kecubung Rambut)

37.Moonstone (Biduri Bulan)

38. Chalcedony (Spritus/Lavender)