Sabtu, 31 Januari 2015

Rawabening gemstone, mekah nya pecinta dan kolektor batu akik.

Anda memiliki kecenderungan untuk batu mengkilap? Apakah Anda suka dekorasi tubuh Anda dengan benda-benda berharga? Maka Anda harus membayar kunjungan ke Pasar Rawa Bening Jatinegara!

Pasar Rawa Bening telah menjadi tempat yang dipilih untuk pecinta batu permata di Jakarta selama bertahun-tahun. Koleksi permata indah yang dikenal di seluruh negeri, bahkan melebihi batas-batas internasional. Dari sapphire berlian dan batu giok, Anda akan merasa seperti Anda berada di dalam peti harta karun bajak laut.

Sesuai dengan karakteristik Jack Sparrow, pasar tersebut tidak memiliki organisasi sebagai salah satu prioritas tertinggi. Menampilkan tidak semenarik potongan; dan pengumpulan agak sempit dan sibuk atas warung dan kios tidak persis gambar glamor. Untungnya, perhiasan yang terbaring menunggu menebus ini oh-begitu-unchic kondisi yang Anda akan dikenakan.

Sekitar 300 pedagang batu permata membuat hidup mereka di pasar yang terletak tepat di depan stasiun kereta api Jatinegara. Semua dari mereka menawarkan berbagai pilihan batu biasa indah dengan harga mulai dari Rp 5000 sebanyak Rp 150 juta. Tapi siap-pakai batu permata bukan satu-satunya barang yang akan ditemukan di sini; Anda juga dapat membeli atau memesan potongan dasar seperti cincin dan rantai. Pilihan desain yang luar biasa bervariasi dan Anda dapat meminta cincin Anda harus dibuat khusus sesuai dengan keinginan Anda. Selain itu, mengambil kepribadian unik Anda satu langkah lebih jauh dengan ukiran batu permata Anda sendiri. Hal ini dapat dengan mudah dilakukan oleh chiseler permata yang dapat memotong dan memoles dari bentuk mentah.

Salah satu prima-donnas di Pasar Rawabening adalah batu akik, dikenal sebagai batu 'Akik' di Indonesia. Batu akik mudah ditemukan di banyak bagian di Indonesia, dengan banyak varietas dalam warna dan tekstur. Sebenarnya, Indonesia mungkin memiliki pilihan yang luas dari batu akik di dunia. Comparably lebih murah daripada batu berharga lainnya, batu akik yang memiliki ciri-ciri unik yang dapat membuat mereka lebih mahal daripada berlian kecil Anda yang berharga. Ciri-ciri ini termasuk warna yang akik ketika bias oleh sinar matahari dan unik 'pola' atau 'gambar' dalam batu. Sebuah batu akik dapat menyimpan citra yang unik dalam dirinya sendiri, seperti siluet hewan dan simbol-simbol keagamaan. Batu-batu ini langka diyakini membawa keberuntungan bagi pemiliknya.

Keberuntungan berubah-ubah, keberuntungan berada dalam permata Anda. Memang, pembeli di Pasar Rawabening tidak hanya pergi ke sana untuk menampilkan cantik. Di Indonesia, seperti negara-negara lain di Asia, ada keyakinan bahwa permata tertentu dapat memberikan meningkatkan kesuksesan, kebahagiaan dan daya tarik seksual bahkan bagi mereka memakainya. Dengan demikian, permata ini juga dilihat sebagai 'jimat' atau 'pesona'. Tentu, harga ini 'beruntung' beberapa juga akan berarti Anda membutuhkan lebih dari sekedar keberuntungan untuk mendapatkan mereka.

Tentu saja, karena berjalan dengan pasar tradisional lainnya di Jakarta, ada aturan tidak tertulis untuk mengikuti ketika membayar kunjungan ke pasar Rawabening. Pertama-tama, mengambil pelajaran bahwa ini bukan tempat yang sangat nyaman; Oleh karena itu disarankan bahwa Anda berpakaian santai. Kedua, yang terbaik adalah bahwa Anda membawa teman, sebaiknya teman lokal yang memiliki pengetahuan yang baik tentang batu permata, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan membayar harga tinggi untuk fakie a. Batu permata palsu sering dibuat dari limbah pabrik atau sintetis dan beberapa orang yang mudah tertipu oleh kecerahan kosong dari batu dan kata-kata manis penjual. Hal ini juga yang terbaik untuk membeli batu permata dari penjual yang memiliki kios permanen atau kios, bukan mereka yang hanya menyebarkan barang-barang mereka di atas tikar di sisi jalan. Dengan begitu, jika Anda tidak puas dengan apa yang Anda beli, Anda selalu dapat kembali ke kios dan melaksanakan hak-hak pelanggan Anda.

Tidak ada jaminan tertentu legitimasi batu permata ', kecuali jika Anda meluangkan waktu untuk mengambil batu untuk lembaga sertifikasi lokal. Salah satunya terletak di daerah Harmoni di Jakarta Pusat. Anda juga dapat meminta kurang formal 'jaminan' dari penjual. Jika ia tampak enggan memberikan satu, maka akan lebih baik untuk pergi ke kios sebelah.

Apapun alasan Anda untuk mendapatkan permata mengkilap, baik itu keberuntungan, kesehatan atau kecantikan semata, itu adalah pengalaman yang menantang dan menyenangkan memang untuk menggali dalam peti harta karun Rawabening Market. Selain itu, mereka selalu mengatakan bahwa pengalaman adalah harta yang paling berharga dari semua. Bersinar di!

Stasiun Kereta Rawa Bening Market -Jatinegara
Bekasi Barat Raya St.
Pisangan Baru Village, Matraman
Jakarta Timur Kota 13

Alamat: Stasiun Jatinegara Kereta, Jalan Bekasi Barat Raya No.1, Matraman, Jakarta Timur

Mengenal batu sungai dareh yg terkenal itu

Batu akik sungai dareh khasiat dan jenisnya – Batu yang juga dikenal dengan sebutan giok kandi ini tidak hanya kesohor di Indonesia tapi sampai mancanegara. Popularitas batu menanjka sejak  Presiden Amerika Barack Obama dikabarkan mengenakan batu cincin asal Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat itu di jari tangannya.

Sejak saat itu banyak penghobi dan kolektor dari berbagai negara mulai memburunya sehingga membuat batu dengan ciri khas warna hijau itu kian populer. Bahkan konon banyak banyak juga pejabat tanah air yang ikut-ikuran mengenakan batu itu dijari manis mereka.

Batu sungai dareh memiliki banyak sebutan diantaranya batu lumuik, batu lumut, giok sumatera dan giok kandi. Untuk sebutan batu giok asal Sumatera, tidak hanya pada batu sungai dareh tapi juga ada lumut aceh yang disebut giok aceh dan batu ini di Korea dikenal dengan jade.

Baca: Batu Cincin Lumut Aceh

Kunikan dan kelebihan atau keistimewaan batu sungai dareh terletak pada corak an warna batu yang sangat menawan. Batu ini juga memiliki kekerasan standar batu mulia kualitas internasional dengan keras 7 skala mohs atau sama dengan batui Giok china yang telah dikenal manusia ribuan tahun lalu.

Asal Usul Batu Sungai Dareh
Batu ini sebenarnya sudah dikenal sejak lama, tepatnya sekitar tahun 1970-an. Hanya saja waktu itu sampai dalam beberapa terakhir ini batu akik masih belum banyak dikenal dan belum diminati masyarakat secara luas. Namun belakangan ini batu akik telah menjadi tren dan diskai banyak orang termasuk kalangan muda.

Sehingga banyak batu-batu permata yang selama kurang dikenal mulai diburu dan dicari seperti batu bacan, batu lavender atau jenis batu lain yang memiliki corak cantik, tak luput dari buruan banyak penghobi dan kolektor termasuk batu lumuik asal Sumatera ini.

Pada sekitar tahun 70-an batu sungai dareh ini dikenal masyarakat dengan nama ‘Giok Kandi’ karena batu itu pertama ditemukan di Sungai Kandi dan Bukit Puti Bungsu Solok Selatan Sumatera. Sedangkan batu yang banyak ditemukan di daerah Sungai Dareh seperti nama yang melekat pada batu ini, diyakini masyarakat sumatera merupakan cikal bakal batu dari daerah Kandi yang terbawa arus sungai.

Khasiat Batu sungai Dareh
Sebagian orang terutama penghobi mempercayai bahwa batu alam, memiliki energi yang terjadi secara alami sehingga dipercaya memiliki khasiat alamiayah sesuai unsur yang terdapat dalam batu. Sehingga setiap jenis batu cincin akik memiliki khasiat berbeda sesuai unsur pembentuknya, kira-kira seperti itu.

Khasiat batu lumuik sungai dareh diantaranya : Dipercaya dapat meningkatkan keselarasan dengan alam sekitar – menjaga keseimbangan emosional – membuat stamina menjadi lebih kuat dan bersemangat – Menetralisir racun dalam tubuh – Bagi mereka yang memiliki aktivitas di luar dapat dijadikan sebagai perlindungan diri (hanya allah yang maha melindungi). Warna hijau pada batu ini : dapat memperkuat daya kerja jantung – saraf – atau fisik secara umum. Kualitas batu yang setara dengan Giok (jade) dipercaya untuk menghilangkan stres, relaxasi dan menyelaraskan pikiran – Bijaksana dan menghambat energi negatif dalam tubuh.

Jenis Batu Sungai Dareh
Halnya batu mineral pada umumnya sungai dareh juga terdiri dari berbagai jenis baik berdasarkan warna, karakter, corak maupun kualitas batu, sehingga batu ini dikenal dengan banyak nama seperti batu sungai dareh pucuk pisang, kumbang jati, kristal dan masih banyak jenis lainnya dengan beragam nama.

Untuk jenis pucuk pisang kristal batu dan warna terlihat hijau muda agak kekuningan dan terdapat belang hijau tua didalamnya, bagitu juga dengan kumbang tentu ada perbedaan dengan jenis lainnya.

Ciri batu sungai dareh asli, sama dengan mengenal ciri pada batu akik pada umumnya perlu dilakukan pengujian baik menggunakan teknologi atau bisa dengan keahlian tertentu

Baca Juga: cara membedakan batu akik asli dan sintetis

Selain batu akik lumut sungai dareh, batu lain yang tidak kalah menarik dan juga di temukan di kepulauan sumatera ada batu lumut aceh atau dipasaran unternasuonal lebih dikenal dengan jadeite Harga batu sungai dareh mulai dari ratusan ribu sampai jutaan rupiah tergantung kualitas.

Bacan, sungai dareh, biosolar aceh, tiga indonesian idol baru batu akik

Kenapa Bacan, Lumut Sungai Dareh dan Biosolar Aceh Diburu

BATU PERMATA  05 November 2014

Setelah Bio Solar Aceh dan Batu Lumut Sungai Dareh, sebelumnya Batu bacan sudah menjadi primadona di kalangan pecinta dan kolektor batu akik Nusantara, satu butir batu akik jenis bacan ini harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah. Apalagi jika bacan itu mengandung keunikan yang disebut-sebut punya nyawa, harga jualnya bisa fantastik hingga ratusan juta rupiah.

Hal ini mebuat para kolektor memburu batu ini, sedikit mengenal sejarahnya, batu bacan berasal dari Pulau Bacan, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Di daerah asalnya, kepopuleran bacan sudah berlangsung sejak lama, namun mendunianya setelah ada warga asing membawa labor terhadap kadar batu ini, ternyata batu ini memiliki keunikan sendiri setelah batu mulia.

Semenetara Batu Lumut Sungai Dareh di Sumbar dan Bio Solar dari Aceh juiga tidak kalah dengan keunikan Bacan, bahkan saat ini cenderung orang memburu batu yang berasal dari pulau Sumatera ini, apalagi setlah beberpa hari lalu, Bio Soilar ini menjadi pemenang pada pameran batu di Jakarta.

Kenapa batu ini menjadi buruan, itu disebabkan batunya langka dan warnanya diyakini bisa berubah. Dengan cahaya kristal yang terpancar dari dalam bacan ini, mampu memikat seluruh pecinta dan kolektor batu akik untuk mengkoleksinya, bahkan ada yang hidupnya diabdikan mengeluti bisnis bacan hingga meninggalkan keluarga.

Batu bacan yang paling dicari adalah bacan doko. Sebab, warnanya bisa berubah dan ada cahaya kristalnya, dibilang bernyawa karena bisa berubah warna dan paling mahal harga jualnya.

Selain jenis doko, bacan juga memiliki jenis lain yakni bacan obi berwarna coklat, putih, dan madu, bacan palamea berwarna biru dan merah, bacan weda berwarna coklat dan kuning, dan beberapa jenis bacan lainnya. Doko sendiri berwarna hijau.

Di antara batu akik, harga bacan terbilang paling mahal. Harga per butir bacan yang siap pakai jadi permata cincin yang sudah jadi bisa dihargai Rp 5 juta sampai Rp 15 juta.

Kalau dibeli perbongkahan seperti bacan doko bisa Rp 200 juta sampai Rp 300 juta per kilogram. Itu harga bacan yang benar-benar super yang diambil langsung dari kedalaman yang paling dalam di pusat pertambangan Pulau Bacan,

Pecinta batu akik ini tidak hanya kalangan orang tua dan remaja tapi juga anak-anak muda, yakni pelajar bahkan ada murid SD, mereka terinspirasi berita di sejumlah media massa.(basya)

Apakah batu solar aceh itu ?

Batu akik jenis solar super (indocrase) asal Gayo Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, bukan hanya diminati pencinta batu di dalam negeri, tetapi juga wisatawan Malaysia.

"Batu biosolar tersebut saat ini menjadi primadona dan banyak diburu kolektor di tanah air," kata seorang penjual batu asal Gayo Takengon, Iwan (35) di Pameran Terbesar Batu Mulia, Grand Palladium, Medan, Sabtu.

Pameran tersebut dilaksanakan Asosiasi Pencinta Batu Permata Sumatera Utara (APBPSU) berlangsung 22 sampai 25 Januari 2015, diikuti 73 stand dari berbagai provinsi dan 800 peserta kompetisi permata.

Iwan menyebutkan, batu giok solar dan lumut Aceh saat ini sudah dikenal di pasar Asia, dan bahkan dunia, serta tidak kalah dengan giok dari Tiongkok.

Setelah ditemukannya giok dan lumut Aceh ini, pencinta batu di Indonesia sudah banyak beralih ke permata ini, karena memiliki warna hijau kristal yang sangat tajam. 

"Batu giok Aceh ini sangat jauh berbeda kualitasnya bila dibandingkan dengan giok dari Tiongkok, sehingga tidak heran para penggemar batu permata itu mencarinya ke Takengon," ujar putra Gayo itu. 

Dia menjelaskan, batu giok solar dan lumut Aceh yang kristal ada yang berhargacukup bervariasi mulai Rp5 juta hingga Rp50 juta per buah.

"Ini jelas tergantung pada jenis batu, kualitas, ketajaman warna, dan ukuran dari permata tersebut. Ada juga harganya yang tidak terlalu mahal dan biasa dijual di pasaran," katanya. 

Iwan menambahkan, batu giok solar dan lumut Aceh ini tidak kalah dari batu kristal yang sudah populer, yakni batu Bacan Doko dari Maluku dan batu Sungai Dareh dari Sumatera Barat. 

"Jadi, batu giok solar dan Lumut Aceh, saat ini masih tetap diminati di dalam dan luar negeri, dan termasuk salah satu yang terindah di dunia. Kualitas batu jenis permata ini harus tetap dipertahankan," katanya.

Sementara, pameran batu akik dan permata di Grand Palladium Medan antara lain menampilkan batu giok biosolar dan lumut Aceh, batu bacan doko dan palamea dari Maluku, batu pancawarna dari Jawa Tengah, batu lavender (cubung asih), spiritus biru langit, cubung wulung dan biduri laut dari Baturaja, Sumatera Selatan, permata sankis, cempaka madu kristal dari Bengkulu.

Mengenal lebih dalam kristal solar aceh

Batu giok aceh terdiri dari beberapa jenis, 

Berikut salah satu koleksi Gary S Pratama Solar Aceh idocrase yang sudah mejelma jadi Kristal solar Aceh Idocrase Super:

Mudah-mudahan aja Kristal solar Aceh Indocrase ini masih ada dan jangan hawatir karena Gary S Pratama punya banyak stok Kristal solar Aceh Indocrase yang dimilikinya.


Mengenal lebih lanjut giok aceh, batu yang mulai menyaingi bacan

Kira kira beginilah agan, penampakan batu2 giok aceh, selamat menikmati ya. Batu ini mulai menyaingi popularitas batu bacan dan batu sungai dareh.

Oke deh langsung aja ya liat foto fotonya dibawah ini:


Langsung aja deh udah ga tahan liat kilau kristalnya, berikut beberapa Batu solar Aceh Indocrasemilik follower @KolektorBatu:

Indocrase bio solar Aceh Milik Ariyandi Harahap‏@AieHarahapBio Solar Aceh Super koleksi trequartista ‏@aizcadabra

INDOCRASE Kristal kualitas Super milik ozan alvino faleyra ‏@OzanAlvino1404Ragam Batu giok Aceh koleksi Rilza Akbar ‏@ril_za

IndoCrase Solar Aceh.. “Batu Mulia Asal Aceh Koleksiayie tagak ‏@ayie_tagakk 

Idocrase aceh Koleksi Fadil GemStone‏@FadilGemStoneIndocrase lumut Aceh krista ring titanium milik Salman Abdillah ‏@abdillah

Kalau diatas adalah Kristal solar Aceh Indocrase permata giok Aceh yang sudah diikat menjadi hiasan cincin keren, berikut Bahan atau bongkahan solar Aceh Indocrase 

Rough Indocrase Totol Embun Super | asli aceh milik 
A. Apara Batubara MC ‏@Aparaa_FOL

Bahan Indocrase – giok milik doddi sumahardi‏@doddisumaBahan idocrase aceh super Fadil GemStone‏@FadilGemStoneharga batu giok INDOCRASE koleksi 
G®E3NWΔY ‏@lucky_lux666

Jenis jenis batu mulia yang berwarna hijau

   Green   Gems & Minerals
Agate (Bloodstone) 
        
Bloodstone Agate is a multi-colored Agate that bears red-violet and green color splotches.  It has a Mohs hardness of 7 out of 10 and is great for cabochoning.

Agate (Moss) 
        
Moss Agate is variation of Agate with numerous clear sections in the green matrix, causing a moss-like pattern to appear.  It has a Mohs hardness of 7 out of 10 and is great for cabochoning.

Agate (Tree) 
        
Tree Agate is variation of Agate with a random pattern of green and white color splotches.  It has a Mohs hardness of 7 out of 10 and is great for cabochoning.

Amazonite 
        
Amazonite is the teal variation of crystalline Feldspar and typically forms alongside Quartz.  It has a Mohs hardness of 6 to 6.5 out of 10 and is recommended for cabochoni

Perkembangan batu bacan di 2015

Batu Bacan juga disebut Chrysocolla. Berasal dari Pulau Bacan. Pulau Bacan adalah sebuah pulau yang terletak di provinsi Selatan Halmahera Maluku Utara. Jika dari kota Ternate, perjalanan semalam melalui laut, atau 15 menit dengan udara melalui bandara Babullah Ternate ke bandara Usman Sadik Labuha, Pulau Bacan.

Batu Bacan kini telah menjadi salah satu batu yang unik di dunia. Mulai dari kunjungan Presiden AS, Barrack Obama ke Indonesia. Presiden pada waktu itu memberikan souvenir Bacan yang terbaik untuk Obama. Yang mengatakan Bacan souvenir Obama sangat disukai olehnya, setelah sebelumnya diuji di laboratorium dengan batu permata lainnya, safir, zamrud, dan Jade. Manifestasi rasa senang Obama ditunjukkan dengan berterima kasih kepada Presiden secara pribadi.

Sejak itu, batu Bacan berkembang pesat. Tidak hanya digunakan kelas pejabat negara Menteri, tetapi terus menyebar ke Gubernur, Bupati, dan publik, dimana semua cinta dan melirik Bacan sebagai batu permata. Hal ini, tentu saja, berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Masyarakat lokal sekarang memiliki profesi lain, yaitu bahwa banyak yg menggosok serta menemukan batu bacan untuk dijual ke pasar.

Penulis telah ada selama 15 hari. Batu Bacan benar-benar telah menjadi berkah dari orang-orang di sana. Orang-orang di sana, terutama di daerah Obi, Desa Doko, dan Palmea, sangat terbelakang, sedangkan ada beberapa perusahaan tambang di sana. Orang Pulau Obi hanya diam dan tidak pernah berteriak untuk perlakuan mereka terhadap kaum kapitalis yang mempekerjakan masyarakat paruh waktu Pulau Obi di sebuah bukit di lubang bor operator teknisi tambang di sana.

Selain perubahan sosial sebagai akibat dari Bacan, yang menjadi terkenal adalah, pada kenyataannya, Bacan juga memiliki manfaat yang besar bagi alam nyata dan gaib untuk kesehatan dan gangguan alam. Keyakinan ini telah ada sejak zaman kerajaan Bacan lalu. Batu Bacan dipercaya sebagai obat untuk berbagai penyakit.

Tapi tidak semua jenis Bacan berfungsi sebagai obat. Hanya Bacan Batu yg sudah menyelesaikan proses dan ditandai dengan minyak ketika kontak dengan kulit yang dapat berfungsi sebagai obat. Dengan itu, pengguna disarankan untuk menggunakan Bacan Batu dengan menyentuh kulit dengan batu yang digunakan, meskipun menggunakan Ring (cincin).

Oleh beberapa orang lokal juga percaya kemanjuran Bacan Batu untuk melihat motif dan warna Bacan Batu. Jenis batuan Bacan Obi, biasa, Doko dan Palmea. Berbeda dengan Bacan Batu dengan motif cerah dan motif yang indah, yang dianggap cocok untuk pekerjaan untuk menjual, menggaet lawan jenis atau hubungan sosial.

Dan Tuhan tahu yang terbaik ... semua kehendak Allah. Hal-hal seperti ini hanya bisa menganggap sebagai jalan sejak awal semua penyebab adalah Tuhan Yang Maha Esa.

Bagaimana menentukan bacan asli atau tidak

Cara Menentukan Keaslian dari batu Bacan

Ada banyak jenis batu cincin di Indonesia. Itulah Indonesia, negara yang kaya dengan berbagai mutiara, dan miliaran jenis batu. Begitu banyak, sangat sulit untuk membedakan jenis batu satu sama lain, kecuali jenis yang telah diuji di laboratorium. Inilah yang membuat penipuan merajalela atas nama jenis Bacan.

Sebagai contoh, Balfour Bening akan terlihat sama dengan jenis batu Bacan Obi. Jenis batuan Bacan Doko akan terlihat sama dengan Badr Besi, solar Aceh dan Jade. Bacan batu tembus biasa akan mirip dengan Kalimaya Banten dan lain-lain.

Memverifikasi keaslian Bacan batu menjadi penting, sehingga Bacan batu yang diperoleh benar-benar asli. Bagaimana caranya? Memahami Bacan batu dan bagaimana menentukan keaslian dari batu Bacan berikut:

Pertama, Bacan batu memiliki viskositas 7,6 Mohs. Hanya jenis berlian dan zamrud yang sama dengan itu. Bahkan batu Bacan mengalahkan kekuatan batu giok Cina. Kemudian, tingkat keaslian Bacan terletak pada kekuatan batunya. Batu Bacan tentu kuat, dibanding dengan batu lain, mengetukkannya ke lantai, batu Bacan tidak akan pecah, apalagi hancur. Jangan ragu untuk menguji keaslian batu Bacan dengan membenturkan, melempar, karena batu Bacan hanya menjadi rapuh jika diadu oleh batu gamping.

Kedua, Bacan memiliki motif dan karakteristik sesuai dengan jenisnya (baca: jenis batuan Bacan). Olehnya, keaslian Bacan terletak di motifnya. Coba bandingkan banyak batu cincin dengan batu bacan untuk membedakan keaslian asli Bacan melalui motif batunya dng jelas.

Ketiga, Bacan juga disebut batu hidup. Itu adalah; Batu Bacan akan berubah warna dan bentuk dari waktu ke waktu. Jika Anda menemukan batu Bacan sudah selesai waktu pemrosesan, maka dari waktu ke waktu motif, warna batu Bacan itu akan berubah. Jika tidak, itu bukan batu Bacan.

Dari tiga pemahaman mendasar dari batu Bacan di atas, kemudian verifikasi keaslian batu Bacan melalui motif, dan perubahannya. Silahkan berimprovisasi cara untuk mengujinya, apakah dengan cara alami atau modern. Cara alami, misalnya dengan memukul, melempar, bersinar senter atau cara lain. Cara modern, silakan uji di laboratorium.

Catatan: menguji keaslian batu Bacan dengan scrub ke layar sentuh gadget. Jika mampu bergerak dianggap asli, jika tidak maka tidak asli. Oleh penulis, ini bukan jaminan, karena dipengaruhi oleh model, jenis gadget layar sentuh yang akan menghapus, dan viskositas serat Bacan batu diuji. Semakin kental batu Bacan. Maka kemungkinan untuk mengubah besar layar sentuh, namun, sayangnya, kadang-kadang ada Bacan Batu asli, tetapi tidak memiliki batu viskositas yang cukup.

Cara ampuh bedakan batu permata/akik asli atau palsu

Anda telah menemukan nilai yang baik; Anda telah membeli sebuah batu permata cantik.. Lalu apa? Kebanyakan permintaan kita dapatkan dari pelanggan batu permata adalah, "Bagaimana saya bisa tahu batu apa yg sebenarnya ada dalam paket saya?" Dengan latihan, beberapa alat Gemological, dan panduan ini, Anda dapat belajar untuk memberitahu topaz dari turmalin - dan hampir setiap permata lainnya - dalam waktu sekitar lima langkah. Plus, jika Anda menyukai misteri yang baik, Anda berada dalam tempat yang tepat!

Jay Boyle, senior di JTV, adalah seorang praktisi batu berkata : "Ikuti prosedur dan mencoba untuk melatih mata Anda saat Anda pergi," ia menyarankan. "Anda akan mulai melihat bahwa garnet merah pernah benar-benar berwarna ruby ​​Burma atau andesin merah. Akhirnya, Anda mendapatkan kemampuan yg cukup baik untuk melakukan 'sight ID' dan benar 98% dari seluruh kemampuan. Ini membutuhkan latihan dan buku yang bagus referensi atau dua, ditambah beberapa peralatan gemologi dasar. "

(Catatan: Saya baru saja menyelesaikan Gemological Institute of (GIA) mata praktikum identifikasi batu permata Amerika, dan saya sangat merekomendasikannya Selama saya mengembangkan proses dan untuk menyelesaikan tes ini sendiri, tetapi mereka bijaksana merekomendasikan prosedur tertentu, dan saya. akan mengikuti urutan mereka dalam artikel ini.)

Sebelum Anda memulai pengujian, bersihkan batu Anda dengan kain. Lipat kain ditengah dan kemudian setengah lagi, untuk membuat persegi. Hidupkan kembali salah satu sudut dan "tuck" batu Anda seperti yang ditunjukkan di sebelah kanan; kemudian tarik atas "selimut" dan menggosok batu tegas antara jari-jari Anda untuk membersihkan kotoran, sidik jari, debu, serat, minyak dari tangan Anda, dll Percayalah - jangan meremehkan pentingnya batu bersih! Sepanjang sisa proses, memegang batu Anda dengan pinset seperti yang ditunjukkan bila memungkinkan untuk tetap bersih.

Langkah 1 - Dasar Pengamatan: Warna, Transparansi, dan Berat Jenis

alat yang Anda perlukan:

pinset
10x pembesar
sumber cahaya

Perhatikan bahwa bila memungkinkan, pengamatan dasar harus dilakukan dengan mata telanjang atau, dalam beberapa kasus, dengan pembesar 10x triplet, dalam cahaya siang hari-setara. Perbesaran kuat dengan mikroskop tidak diperlukan pada saat ini. Menjaga batu sekitar satu kaki dari mata Anda dan di atas latar belakang putih atau abu-abu (seperti kain permata, seperti yang ditunjukkan), melihatnya menghadapi-up dan dari samping (seperti yang ditunjukkan) di bawah daylight-setara atau lampu neon. Sekarang penyelidikan ...

Warna: Hue, Tone, Saturation

Petunjuk paling mudah untuk memisahkan dan mengidentifikasi batu permata adalah warna. Warna adalah kombinasi dari warna, nada, dan saturasi, dan Anda akan mengevaluasi semua orang selama pengamatan umum. Secara umum, tidak bersinar terang melalui batu untuk menghargai warna, kecuali terlihat hitam dan Anda perlu cahaya melalui batu untuk menentukan apakah itu benar-benar biru gelap atau hijau, dll

Warna

Pertama, perhatikan dasar warna tubuh secara keseluruhan batu permata Anda (atau "rona") dengan melihatnya secara keseluruhan. Cobalah untuk menjadi sejelas mungkin - adalah biru, atau biru agak kehijauan? Apakah merah, atau itu merah keunguan sedikit? Ada 31 warna dalam roda warna GIA, dan lebih spesifik Anda, "bukti" yang lebih baik Anda akan memiliki ketika saatnya untuk mengidentifikasi batu Anda.

Nada

Adalah permata Anda cahaya nada, sedang, gelap, atau suatu tempat di antara? Nada menjelaskan bagaimana gelap atau terang warnanya, dan GIA menggunakan tujuh tingkat nada untuk menggambarkan batu berwarna, dari sangat ringan sampai sangat gelap. Pertama memutuskan apakah batu Anda ringan, sedang, atau gelap; kemudian mencoba untuk lebih spesifik (sangat ringan, gelap menengah, dll).

Kejenuhan

Idenyifikasi selanjutnya kekuatan atau intensitas warna (saturasi) di salah satu dari enam kelas mulai dari membosankan melalui kuat untuk hidup. Untuk menilai saturasi, catatan pertama apakah warna batu Anda jatuh hangat (kuning, jeruk, merah) atau dingin (ungu, biru, hijau) keluarga warna. Untuk batu yang hangat berwarna, mencari brownness. Semakin sedikit brownness Anda lihat dalam warna, lebih baik, dan lebih tinggi saturasi batu akan. Lebih brownness menunjukkan saturasi yang lebih rendah untuk batu hangat-warni. Untuk warna keren, mencari ada tidaknya grayness. Banyak grayness menunjukkan saturasi kusam; sedikit atau tidak ada grayness adalah saturasi kuat atau hidup. Instruktur saya berbagi aturan yang baik: Jika Anda tidak "melihat atau merasakan" coklat atau abu-abu ketika Anda melihat batu Anda, mungkin jatuh di "kuat" kisaran kejenuhan. Saturasi Vivid sangat jarang.

Transparansi dan Berat Jenis

Sekarang memutuskan: Apakah Anda batu transparan, tembus, atau buram? Kemudian menentukan seberapa kuat api batu Anda atau dispersi, jika api hadir sama sekali, dan perhatikan apakah itu kuat, sedang, atau lemah.

Bounce batu di telapak tangan Anda untuk menentukan bobot nya. Apakah itu merasa berat seperti Anda pikir itu harus, mengingat ukurannya? Apakah merasa lebih berat, atau biasa ringan? Ini adalah cara sederhana untuk menentukan berat jenis batu. Ini tidak tepat, tapi itu cukup dekat.

Langkah 2 - Light It dan pembesar itu: Optical Fenomena dan Luster

alat yang Anda perlukan:

pinset
light pen
10x pembesar

Optical Fenomena

Lulus cahaya pena atau mirip tajam, terkonsentrasi, sinar lampu pijar di permukaan batu untuk memeriksa karakteristik khusus optik (fenomena), seperti perubahan warna, asterism (star), chatoyancy (cat's-mata), adularescence (floating shimmer), aventurescence (sparkle), dll

Kilau

Mengubah batu Anda sehingga cahaya memantul permukaan (seperti yang ditunjukkan) untuk menilai berkilau. Lihat batu dengan mata telanjang serta dengan 10x pembesar (seperti yang ditunjukkan). Apa yang kamu lihat? Apakah kusam, lilin, logam, mengkilap seperti berlian (adamantine), vitreous (seperti gelas), berminyak, halus?

Jika ada chip di batu, menggambarkan permukaan dalam area terkelupas. Apakah bulat seperti cincin di kerang (conchoidal), lurus seperti langkah-langkah, granular, splintery, atau hanya tidak merata? Juga menentukan berkilau di ruang terkelupas.

Langkah 3 - Menentukan Indeks Bias dan Birefringence

alat yang Anda perlukan:

refraktometer
indeks bias (RI) cairan
Indeks Bias Pengujian (RI)

Saya telah menemukan bahwa menentukan batu permata di RI adalah bit tunggal yang paling berguna dari informasi dalam menentukan apa batu itu. Boyle setuju, menyatakan bahwa "cara termudah dan paling akurat jelas mengidentifikasi permata yang berbeda yang dapat terlihat sangat mirip dalam ukuran kecil adalah untuk mengambil RI menggunakan refraktometer." Namun, dengan menggunakan refraktometer membutuhkan latihan dan bisa membuat frustasi sampai Anda bisa digunakan untuk itu; tapi begitu aku menguasainya, itu cukup menyenangkan, dan layak.

Sebelum Anda mulai, pastikan bahwa batu Anda masih bersih. Juga mencatat bahwa refractometers membutuhkan sumber cahaya, jadi jika Anda tidak memiliki cahaya built in, Anda harus bersinar terang ke port cahaya di bagian belakang itu. Hampir setiap cahaya akan lakukan, tapi cahaya monokromatik umumnya akan menunjukkan tajam, membaca lebih jelas dari cahaya putih.

Tutup penutup refraktometer bila memungkinkan saat mengambil RI permata sehingga cahaya ambient di sekitar Anda tidak akan mengganggu membaca. Akhirnya, periksa kalibrasi refractometer Anda dari waktu ke waktu dengan mengambil pembacaan tes di atas batu yang Anda tahu.

Refractometers datang dengan petunjuk, jadi saya tidak akan pergi ke detail, tapi di sini adalah versi pendek (seperti yang digambarkan di sebelah kanan):

1. Sentuh titik kecil (seukuran kepala pin yang) cairan RI pada permukaan logam dari refraktometer dekat bagian belakang hemicylinder kristal. RI cairan hanya dimaksudkan untuk menjadi saluran antara batu dan kristal, sehingga Anda tidak perlu banyak.

2. Menggunakan batu faceted atau cabochon, tempatkan terbesar / terbaik dipoles permukaan atau segi menghadap ke bawah pada titik cairan dan geser melalui cairan ke tengah kristal hemicylinder (menggunakan jari-jari Anda seperti yang ditunjukkan, bukan pinset, atau Anda ' Risiko ll menggaruk hemicylinder kristal yang sangat berharga). Orient "panjang" batu (seperti markisa, oval, pir, atau persegi panjang) memanjang, selaras dengan kristal hemicylinder. Jika Anda menguji batu bentuk yang unik, tahan sehingga beberapa permukaan dipoles menyentuh cairan dan kristal, seperti yang ditunjukkan, dan membuat Anda membaca. Ingat bahwa batu hanya dipoles akan memberikan pembacaan RI. Gem batu kasar dan kasar tidak akan memberikan pembacaan RI.

Catatan: Jika batu Anda tampaknya terlalu licin, seolah-olah itu mengambang di cairan, atau jika Anda melihat pelangi warna ketika Anda melihat melalui viewer, gunakan tisu untuk sumbu pergi sedikit cairan RI. Sebaliknya, jika gambar yang Anda lihat melalui penampil terlihat tersebar atau tidak lengkap, atau jika batu tidak meluncur di kristal dengan mudah, Anda mungkin tidak memiliki cairan RI cukup.

3. Lihat melalui lensa penampil (tanpa pembesaran, pada awalnya) untuk "gelembung" saat Anda bob kepala Anda perlahan-lahan. (Ya, bob kepala Anda.) Jika Anda tidak melihat garis gelembung itu, memindahkan batu bolak-balik melintasi kristal perlahan sampai Anda melihatnya. Perhatikan bagian bawah kehijauan atau keabu-abuan (tergantung pada sumber cahaya Anda) gelembung garis besar (seperti yang ditunjukkan). Ini adalah bacaan perkiraan Anda, untuk dua desimal atau keseratus terdekat (0,01).

4. Sekarang tempat lensa pembesar pada lensa melihat dan mengambil bacaan yang lebih spesifik, dibulatkan menjadi tiga tempat desimal atau ribuan terdekat (0,01). Tinggalkan batu pada kristal untuk pengujian birefringence.

Kuncinya - setidaknya bagi saya - tampaknya berada di kepala angguk. Aku tahu kedengarannya aneh, dan ketika instruktur mengatakan dalam batu permata saya kelas ID lab, saya pikir itu aneh, tapi itu terbukti benar. Saya menemukan bahwa jika saya tampak terlalu keras atau fokus / terkonsentrasi terlalu banyak, saya tidak bisa melihat membaca, tidak peduli seberapa keras aku mencoba. Ini adalah refleksi beberapa kali-dihapus dari gelembung cairan, setelah semua, jadi sulit untuk membayangkan itu menjadi sangat tepat visual, tetapi jika Anda bob kepala Anda perlahan-lahan sambil menonton, itu akan muncul dan Anda mudah-mudahan akan mendapatkan menutup membaca cukup untuk bekerja dengan.

Beberapa batu akan menunjukkan sangat jelas, sangat terlihat "gelembung," tetapi untuk batu yang lebih pemalu, saya sarankan mendapatkan sedekat mungkin dan pindah. Kebanyakan RI disediakan dalam kisaran angka pula, menurut Boyle, karena "indeks bias batu permata dapat sedikit berbeda tergantung pada lokasi tambang. Oleh karena itu, banyak buku atau grafik RI akan memberikan berbagai."

Saya menemukan bahwa dalam banyak kasus, saya punya bacaan yang lebih baik daripada yang saya pikir saya akan mendapatkan. Anda selalu bisa kembali dan coba lagi nanti, jika jumlah yang Anda dapatkan terbukti membantu.

Pengujian birefringence

Pengujian birefringence akan memberikan karakteristik penting lainnya tentang batu Anda untuk membantu Anda menentukan identitasnya. Untuk menentukan birefringence batu, sedangkan batu masih pada kristal hemicylinder, Anda akan membuat serangkaian sekitar enam sekitar 30 derajat bergantian, sampai batu telah berubah "terbalik" atau 180 derajat (seperti yang ditunjukkan pada gambar berputar di kanan).

Bayangkan batu sebagai garis vertikal imajiner pada jam, mencapai dari 12 di atas (ujung terjauh dari Anda) ke 6 di bagian bawah. Putar searah jarum jam permata sehingga apa yang tepi atas bergerak batu sekitar 01:00, dan mengambil bacaan lain RI. Terus berputar batu ke arah 2:00, maka 3 (yang setengah jalan, atau sudut 90 derajat), kemudian 4, 5, dan berakhir "terbalik" pada 6, mengambil RI pada setiap giliran dan mencatat mereka pada kertas awal. Jika tidak muncul bahwa perubahan membaca, melakukan setidaknya tiga putaran untuk memastikan. Kurangi angka terendah dari yang tertinggi untuk menemukan birefringence dengan batu, dibulatkan menjadi tiga tempat desimal atau seperseribu (0,001).

Catatan: The RI cairan mungkin mengering selama proses pengujian birefringence. Jika membaca mulai terlihat rusak atau tersebar, menyeka batu dan silinder, tambahkan titik baru cairan RI, dan melanjutkan.

Tip Refractometer: Instruktur saya berbagi tip besar mengenai perawatan refraktometer Anda. Jika Anda tidak akan menggunakannya untuk sementara, menggosok setetes petroleum jelly pada hemicylinder untuk mencegah menodai.

Over The Limits (OTL)

RI cairan itu sendiri memiliki RI 1,80. Ini berarti bahwa batu dengan RI atas 1,80 (seperti berlian, zirkon, Kerusit, sfalerit, dan lain-lain) yang "melebihi batas" (OTL) dan tidak akan menampilkan bacaan. Anda juga tidak akan mendapatkan RI membaca lebih rendah dari sekitar 1,35. Fluorit (1,434) dan opal (serendah 1,37) mungkin pembacaan terendah Anda akan melihat.

Langkah 4 - Menentukan Tunggal vs Refraksi ganda

alat yang Anda perlukan:

polariskop

Sebuah polariskop adalah alat sederhana yang akan membantu Anda menentukan apakah permata Anda bias ganda (DR), tunggal bias (SR), atau agregat (AGG). Perhatikan bahwa batu permata hanya transparan dan tembus harus digunakan dengan polariskop a; batu buram atau hampir buram tidak akan memberikan bacaan.

Untuk menggunakan polariskop sebuah, menyalakan lampu dan menempatkan wajah batu Anda di atas polarizer (lensa kaca yang lebih rendah). Melihat ke bawah ke batu melalui analisa (lensa atas), mengubah analyzer sampai daerah sekitar batu terlihat gelap. Ini adalah titik awal Anda. Menonton batu, putar analisa penuh 360 derajat, sampai daerah sekitar menjadi cahaya dan kemudian kembali ke yang paling gelap lagi, seperti yang ditunjukkan.

Tip: Jika Anda memiliki kesulitan untuk melihat cahaya / perubahan gelap dalam batu Anda, menembus lubang kecil di kartu putih dan letakkan di analisa, seperti yang ditunjukkan, untuk memblokir beberapa gangguan dan cahaya. Kemudian rekan di batu Anda melalui lubang dan berusaha untuk mengambil bacaan lain. Sebuah trik yang sama juga dapat membantu Anda fokus mata Anda pada daerah yang paling transparan dari batu jika berat disertakan.

Jika batu Anda muncul gelap dan tampaknya tetap gelap, itu mungkin SR, meskipun mungkin DR. Untuk memastikan, Anda harus mengubah batu sedikit dan mengambil bacaan lain, dua kali, memeriksa batu dari setidaknya tiga pandangan. Jika masih gelap dari ketiga pandangan, itu SR. Setelah Anda memutuskan bahwa pasti, berhenti dengan tes ini dan melanjutkan.

Jika batu Anda mulai ringan dan tampaknya tetap ringan, itu mungkin Agg. Berbagai faktor dapat menyebabkan batu DR muncul AGG, seperti inklusi atau tinggi RI readings.Your batu mungkin "blink" dari terang ke gelap kembali ke cahaya, atau sebaliknya. Dalam hal ini, bisa jadi baik DR atau SR dengan ADR, yang berarti anomali (palsu) DR. Dalam hal ini, pengujian lebih lanjut diperlukan. Batu ADR termasuk kuning, opal, berlian, spinel sintetik, dan garnet merah dalam warna mereka (oranye, ungu, merah), serta kaca. Sementara batu muncul "cahaya," Anda mungkin melihat "crosshatch" penampilan. Ini merupakan indikator dari ADR dan petunjuk yang baik bahwa batu mungkin spinel sintetis. Jika Anda melihat band-band gelap dan terang yang muncul untuk bergerak dan bahkan lintas saat Anda memutar lensa analyzer, Anda mungkin memiliki batu SR dengan ADR.

Polarizer Tips:

Batu dengan membaca tinggi RI harus diuji pada sisi mereka daripada menghadap ke bawah untuk mengurangi cahaya terpental sekitar dari off aspek mereka dan memberikan hasil terbaik.

Batu-batu kecil mungkin sulit untuk dibaca dengan benar. Coba gunakan lensa pembesar dari refraktometer Anda di atas lensa analyzer untuk mendapatkan tampilan yang lebih baik. Juga mencoba untuk melihat hanya daerah yang paling transparan batu Anda jika itu sangat disertakan.

Jika batu Anda berwarna merah dan Anda menemukan indeks bias 1,73 atau lebih besar, melewatkan polariskop dan hanya menggunakan dichroscope untuk langkah ini.

Membuat Identifikasi Anda!

Ucapan Selamat! Dalam kebanyakan kasus, Anda sekarang telah mengumpulkan informasi yang cukup untuk menentukan identitas batu Anda. Temukan batu permata yang memiliki warna batu misterius Anda dan RI. Dalam banyak kasus, itu saja positif akan mengidentifikasi permata Anda. Menurut Boyle, "Anda dapat dengan jelas mengidentifikasi 95% dari semua permata dengan satu tes sederhana. Setiap batu permata memiliki RI unik yang dapat bukti positif untuk mengidentifikasi permata yang Anda miliki di paket Anda."

Cocokkan informasi ke data pada Gemstones kami 101 halaman atau ke RI, birefringence, dan grafik lainnya dalam buku Walter Schumann, Gemstones of the World.

Namun, jika itu membuat Anda dengan lebih dari satu kemungkinan, Anda dapat mempersempit pilihan Anda dengan birefringence dan ganda vs tunggal kebiasan. Hanya sebagian kecil dari batu permata masih akan menjadi misteri setelah tes ini, dan analisis yang lebih maju dan detail akan diminta untuk secara positif mengidentifikasi mereka. Anda dapat mempelajari langkah-langkah lebih maju melalui kursus Gemstone Identifikasi GIA (tersedia bahkan melalui surat atau online) dan kelas laboratorium selama seminggu di lokasi, seperti yang saya lakukan, atau berkonsultasi dengan buku-buku seperti Antoinette Matlins 'Gem Identifikasi Made Easy dan Richard T. Liddicoat Handbook of Gem Identifikasi. Boyle merekomendasikan keduanya, berbagi bahwa "kedua buku sangat baik dalam berjalan pemula melalui langkah-langkah untuk mengidentifikasi batu permata."

Jumat, 30 Januari 2015

Batu biosolar aceh, idola baru incaran kolektor

Batu bio solar asal Aceh dan ciri-ciri batu bio solar– Perburuan batu akik masih terus berlanjut oleh para penggemar dan kolektor baik dalam maupun luar negeri. Salah satu batu permata lokal asal Indonesia yang sering menjadi incaran banyak kolektor adalah jenis batu bacan doko, batu Garut, bacan palamea, lavender dan masih banyak lagi lainnya termasuk jenis batu bio solar asal Aceh ini

Batu ini memiliki dayak tarik tersendiri bagi kalangan penggemar karena memiliki corak yang indah dan menawan. Dengan warnanya indah membuat batu ini menjadi icaran dan buruan terutama mereka yang menyukai indahnya batu permata.

Batu bio solar Aceh

Berbagai jenis batu akik yang banyak ditemukan di berbagai daerah di Indonesia merupakan jenis batuan dari mikro kristal kuarsa dengan tingkat kehalusan dan kecerahan warna berbeda, termasuk jenis batu akik yang banyak ditemukan di daerah Aceh yang terdiri dari jenis batu idocrase, diantara batu yang terkenal asal aceh batu giok aceh, batu hijau lumut aceh dan lain-lain

Baca: Batu Cincin Lumut Aceh

Dalam sebuah pameran ‘Indonesia Gemstone’ di Jakarta pada 21 September lalu, salah satu jenis batuan mulia yang paling banyak menarik perhatian pengunjung adalah jenis batu indocrase bio solar aceh.Bahkan ada sebuah batu bio solar yang terjual dengan harga Rp. 200 Juta.

Dalam pameran tersebut terdapat 160 stand dari seluruh Indonesia. Salah satu stand yang banyak mendapat perhatian dari pengunjung, stand dari Aceh yang memamerkan batu dengan jumlah 3,500 buah batu dari berbagai jenis dan terdiri dari 90 motif berbeda termasuk diantaranya batu indocrase bio solar telah berhasil menjadi batu primadona

Batu bacan, batu idola para kolektor

Setelah Bio Solar Aceh dan Batu Lumut Sungai Dareh, sebelumnya Batu bacan sudah menjadi primadona di kalangan pecinta dan kolektor batu akik Nusantara, satu butir batu akik jenis bacan ini harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah. Apalagi jika bacan itu mengandung keunikan yang disebut-sebut punya nyawa, harga jualnya bisa fantastik hingga ratusan juta rupiah.

Hal ini mebuat para kolektor memburu batu ini, sedikit mengenal sejarahnya, batu bacan berasal dari Pulau Bacan, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Di daerah asalnya, kepopuleran bacan sudah berlangsung sejak lama, namun mendunianya setelah ada warga asing membawa labor terhadap kadar batu ini, ternyata batu ini memiliki keunikan sendiri setelah batu mulia.

Semenetara Batu Lumut Sungai Dareh di Sumbar dan Bio Solar dari Aceh juiga tidak kalah dengan keunikan Bacan, bahkan saat ini cenderung orang memburu batu yang berasal dari pulau Sumatera ini, apalagi setlah beberpa hari lalu, Bio Soilar ini menjadi pemenang pada pameran batu di Jakarta.

Kenapa batu ini menjadi buruan, itu disebabkan batunya langka dan warnanya diyakini bisa berubah. Dengan cahaya kristal yang terpancar dari dalam bacan ini, mampu memikat seluruh pecinta dan kolektor batu akik untuk mengkoleksinya, bahkan ada yang hidupnya diabdikan mengeluti bisnis bacan hingga meninggalkan keluarga.

Batu bacan yang paling dicari adalah bacan doko. Sebab, warnanya bisa berubah dan ada cahaya kristalnya, dibilang bernyawa karena bisa berubah warna dan paling mahal harga jualnya.

Selain jenis doko, bacan juga memiliki jenis lain yakni bacan obi berwarna coklat, putih, dan madu, bacan palamea berwarna biru dan merah, bacan weda berwarna coklat dan kuning, dan beberapa jenis bacan lainnya. Doko sendiri berwarna hijau.

Di antara batu akik, harga bacan terbilang paling mahal. Harga per butir bacan yang siap pakai jadi permata cincin yang sudah jadi bisa dihargai Rp 5 juta sampai Rp 15 juta.

Kalau dibeli perbongkahan seperti bacan doko bisa Rp 200 juta sampai Rp 300 juta per kilogram. Itu harga bacan yang benar-benar super yang diambil langsung dari kedalaman yang paling dalam di pusat pertambangan Pulau Bacan,

Pecinta batu akik ini tidak hanya kalangan orang tua dan remaja tapi juga anak-anak muda, yakni pelajar bahkan ada murid SD, mereka terinspirasi berita di sejumlah media massa.

Bagaimana membedakan batu akik asli atau sintetis?

1. Kristal / kaca ataupun perhiasan plastik itu bening, sedangkan batu alami kebanyakannya mengandung serat-serat di dalamnya. Sebagian orang awam mengira batu asli itu pecah, tapi sebenarnya hanya serat-serat alami batu. Ada pula batu yang dianggap palsu dikarenakan tidak berserat dengan kasat mata. Jika demikian, gunakan saja lupe untuk memperbesar lebih dari 3x pembesaran untuk melihat seratnya, Namun jarang sekali ditemukan batu permata alam yang bersih tanpa serat. Untuk sejenis batu akik cara membedakannya adalah dengan melihat warna batunya yang tidak begitu rapi.

Lihat serat didalamnya dengan menerawang. Jika asli, serat dalam batu terlihat seperti retak-retak dan motif alami karena jarang sekali kita jumpai batu mulia akik dengan mulus tanpa serat. Anda pasti bisa membedakannya buatan alam dan manusia (serat dalam batu)

2. Coba tempelkan batu perhiasan atau permata itu ke pipi Anda. Apakah terasa dingin? Kalau terasa dingin ini bisa merupakan satu ciri bahwa permata Anda itu asli. Jika cepat menghangat bagaimana? Setiap benda yang kita pegang pasti akan berubah hangat karena hantaran suhu badan kita. Untuk batu akik, jika kita pegang akan lama hangat bahkan selalu terasa dingin dan akan cepat mendingin. Jika ditempelkan di pipi terasa dingin.

3. Berat. Coba bandingkanlah permata asli dan tiruan, pasti permata asli lebih berat dari permata palsu.

4. Untuk batu batu seperti kelulut terlihat bawahnya seperti berlubang lubang kasar tidak mengkilap hal ini dikarenakan bagian bawahnya tidak digosok sehingga tidak terlihat kilapannya dan kemulusannya. Jadi bukan berarti batu itu adalah batu palsu.

5. Cara lain cobalah diteteskan dengan air di atas batu. Jika menetap, itu merupakan ciri batu alami.

6. Untuk membedakan prosesan plastik bisa diketok-ketokan pada gigi. Jika berbunyi dipastikan bukan plastik. Atau bisa pula  dites dengan dibakar. Jika disulut dengan api putung rokok atau dibakar dengan korek api, maka tidak akan ada perubahan warna gosong atau titik meleleh pada batu.

Setelah lama dibakar atau disulut pasti akan menghasilkan cairan minyak berwarna cokelat. Jjika asli, ketika diusap maka cairan tersebut akan hilang dan tidak berbekas atau menempel kuat dibatu. Jika palsu, meski diolesi air atau minyak untuk menghikangkan, bekasnya tidak akan hilang.

Meski dibakar batu akan panas dan kembali cepat mendingin, beda dengan kimia plastik atau kaca buatan, yang akan cukup lama menyimpan hangat atau panas.

7. Batu akik jika diadukan dengan batu alam atau batu akik asli lain akan menimbulkan percikan api. Namun sangat disayangkan yang namanya batu pasti tingkat kekerasannya beragam, apalagi jika sudah dibentuk dan diadukan dengan kukuatan yang besar, pasti batu akan pecah juga. Namun, batu akik tidak akan pecah dengan mudah, hanya saja pasti saja akan tertinggal goresan.

8. Untuk mutiara, coba Anda korek dengan sesuatu yang tajam mutiara tersebut kemudian dilap dengan kain. Jika masih mengkilap, berarti mutiara asli.

Cara membedakan batu akik asli dan palsu

Batu akik memiliki unsur dingin, oleh karenanya jika ditempelkan ke kulit maka akan terasa dingin dan terasa sejuk.Tidak rusak, meleleh atau berubah tekstur jika disulut dengan bara api atau dibakar.

Jika dibakar batu akan terasa panas, namun akan langsung dingin kembali dalam hitungan detik. Ini adalah sifat khas batu akik yang memiliki unsur dingin sesaat setelah dipanaskan.

Batu mulia atau batu cincin yang asli kondisinya tak dapat 100% mulus. Akan ada selalu ada kekurangannya baik dari segi tekstur luar maupun didalamnya, misalnya seperti tampak ada retakan atau berserat. Berbeda dengan batu sintetis (buatan) yang terlebih jauh lebih sempurna, tanpa serat sehingga tampak lebih halus dan jauh lebih bening seperti kaca.

Batu akik (gemstone) lebih keras sehingga tidak akan lecet apabila digoreskan ke kaca. Justru sebaliknya, kaca yang akan tergores.

Batu mulia yang harganya mahal biasanya memiliki sertifikat yang berisikan nama batu, nomer identitas batu, warna, berat, bentuk, dimensi dan cap resmi dari perusahaan yang mengeluarkan batu tersebut.

Beberapa jenis batu akik (batu mulia)Adapun ilmu yang mempelajari pertama atau batu mulia dinamakan gemologi, sedangkan orang yang mendalami ilmu ini disebut sebagai gemolog.

Jika saat ini kebetulan Anda memang tengah mencari batu-batu permata berkelas dengan harga yang mahal, disarankan untuk berkonsultasi atau menggunakan jasa gemolog untuk memastikan keaslian serta kualitas dari batu permata yang akan dibeli agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. 

Harga batu bacan terbaru 2015

Ya, batu Bacan memang menyimpan berjuta pesona. Warnanya hijau lumut dan enak dipandang. Bagai magnet, perlahan pesonanya menarik hasrat pendatang dan pelancong manca negara dari Taiwan, Korea dan negeri ‘Tirai Bambu’, Tiongkok. Mayoritas, memburu Batu Bacan asal Palamea dan Doko.

Bila menengok kembali serpihan sejarah perabadan manusia, batu mulia atau permata merupakan hiasan yang amat berharga. Selain keindahannya yang memesona, juga unik, langka, dan sebagian kalangan percaya memiliki daya magis, mendatangkan keberuntungan bagi manusia. Tapi hanya digunakan mereka yang punya kuasa dan materi.    

Kini, aksesoris yang membalut tubuh serupa itu telah dipakai semua kalangan dengan berbagai motivasi. Ada yang dipersembahkan kepada seseorang yang mengandung arti tersendiri.
Pesona batu Bacan membahana pada semua ruang dan waktu. Dari kedai kopi, jejaring sosial, perkantoran, pasar tradisional dan modern, hingga hajatan (leleyan) batu Bacan tak henti dibincangkan, dipamerkan. Hidup seakan tak lengkap, bila tak mengenakan permata mulia itu.

Lantas apa sih yang bikin istimewa? Bentuknya? Warnanya? Atau daya magisnya?

Dari paparan salah seorang pedagang batu di Rawa Bening, batu bacan bisa berubah warna dari hijau kegelapan atau biru gelap menjadi lebih terang. Perubahan ini, diyakini bisa membawa berkah atau hoki bagi pemiliknya. Yang jelas harganya jadi  lebih mahal dan kini menjadi bagian gaya hidup.

"Ada yang berwarna hijau terang. Ini disebut sudah Kristal karena memang warnanya bisa berubah. Ini batu bacan yang sedang naik daun. Ada juga yang berwarna kebiruan dan biasa disebut bacan Palamea dari wilayah Palamea," tutur salah seorang pedagang batu bacan di kawasan Rawa Bening, Jakarta Timur, Andy Arvan.

Rupanya, batu jenis ini banyak diperjualbelikan di Taiwan. Di sana, orang menyebutnya blue jade untuk batu berwarna biru. Dan jade untuk batu berwarna hijau. Untuk itu bacan Doko maupun bacan Palamea sering disebut Giok Indonesia.

Perhiasan batu bacan pun kian ramai diperbincangkan di pasar batu permata asli alam Indonesia. Berapa harganya? “Harga batu bacan ditentukan oleh kualitas dan motif serta ukuran besar kecilnya,” tambah Andy Arvan.

Menurutnya, batu bacan banyak diburu pembeli dari Tiongkok dan Taiwan. Mereka membeli dalam bentuk batu cincin, liontin dan masih berbentuk bongkahan batu untuk dibuat patung dan gelang, selanjutnya dijual di negaranya.

“Yang pasti mereka nggak akan bilang giok ini berasal dari Indonesia,” kata Andy.

Hal senada dikatakan ‘pemain’ batu permata yang sudah 30 tahun malang melintang dalam dunia permata, Widjaja. “Mereka bikin sertifikat bahwa batu bacan dari RI ini ditulis berasal dari Taiwan atau Tiongkok,” kata Widjaja.

Menurut Andy dan Widjaja, permintaan dari Tiongkok dan Taiwan sampai saat ini banyak. Tapi karena bahan baku yang berkualitas sangat baik semakin sulit didapat, menjadikan harga batu bacan melonjak.

“Sekarang susah mendapatkan batu bacan berkualitas. Lubang galiannya di sana sudah sedalam 135 meter di bawah permukaan laut,” ujarnya.

Selain itu pedagang dari Medan, Surabaya dan Makassar langsung ke sana atau menempatkan ’orangnya’ di sana.

Begitu batu bacan keluar dari lokasi pengambilannya, sudah dibeli dan mereka berani beli dengan harga tinggi. Dengan begitu Jakarta kekurangan pasokan.

“Kalau dulu saya menerima kiriman tiap minggu bisa dua kali bongkahan batu bacan, sekarang satu bulan sekali belum tentu ada. Itu pun harganya sudah tinggi, sementara itu pembeli dari China dan Taiwan tidak mau harganya dinaikkan,” ujar Andy.

Widjaja mengatakan bahwa pembeli dari Tiongkok dan Taiwan mau beli batu bacan dengan harga murah, tapi mereka menjualnya ‘selangit’.

Andy menambahkan harga batu bacan sekarang yang sudah dalam bentuk  perhiasan (cincin, liontin) per crat berkisar Rp 200.000-Rp 2,5 juta atau Rp 1juta-Rp 12,5 juta per gram, tergantung kualitasnya. Untuk bentuk bongkahan per kilogram mencapai Rp 40 juta-Rp 100 juta  dengan kualitas super. “Tapi sangat susah diperolehnya,” katanya.

Andy terakhir kali mengekspor batu bacan ke Tiongkok dan Taiwan dalam bentuk cincin. Tapi sudah tidak sebanyak seperti sebelumnya. Tahun lalu dia bisa mengekspor batu bacan  dalam bentuk bongkahan tiap bulannya sebanyak 100 kg-300 kg untuk kategori menengah dan super.

Menurutnya, diperkirakan dalam beberapa tahun kedepan, sumbernya bisa habis, sementara itu pengganti batu bacan belum tentu ada.

Widjaja menyatakan bahwa dengan sulit dan mahalnya bahan baku ini, membuat para pengrajin perhiasan di Pasar Rawa Bening Jakarta semakin berkurang. “Beberapa pengrajin yang ada hanya mengerjakan punya saya,” tuturnya. (*)

Cara ampuh bedakan batu bacan asli dan palsu

Cara Membedakan Batu bacan Asli Atau Sintetic

Banyak sekali orang terkecoh antara batu bacan Palsu dan Asli, Berikut Cara Mudah Membedakan Batu bacan asli atau Palsu :

1. Plastik atau Kaca itu bening, sedangkan batu bacan alami kebanyakannya mengandung serat-serat di dalamnya. Sebagian orang awam mengira bahwa batu bacan asli itu pecah, tapi sebenarnya hanya serat-serat alami batu bacan. Jarang sekali ditemukan batu bacan alam yang bersih tanpa serat.

2. Coba tempelkan bacan itu ke pipi anda. Apakah terasa dingin? Kalau terasa dingin ini bisa merupakan satu ciri bahwa batu bacan anda itu asli.

3. Berat. Coba bandingkanlah batu bacan asli dan tiruan, pasti bacan asli lebih berat dari yg palsu. tetapi ada juga yang palsu lebih berat sekarang ini.

4. Bila bacan anda itu adalah asli maka untuk membuat anda benar-benar yakin akan keasliannya, maka anda bisa menggunakan alat testing berlian. Sebagian besar penjual menyediakan alat ini.

5. Jika Batu bacan punya anda sendiri anda bisa menyundutnya dengan Rokok (membakarnya dengan korek api sebentar saja) ada bisa lihat perubahan pada batu bacan anda jika batu tersebut palsu.

Bila anda masih ragu-ragu juga, sebaiknya bertanyalah kepada ahlinya demi keselamatan anda.

Kamis, 29 Januari 2015

Terjemahan nama batu akik, inggris indonesia

Nama nama batu akik internasional dan terjemahannya dalam bahasa indonesia :

1. Biru Lazuardi (Lapis Lazuli)

2. SunStone  (Biduri Surya)

3. BloodStone (Akik Darah/Naga Sui)

4. Rose Quartz (Kuarsa Mawar)

5. Rock Crystal (Kecubung Es)

6. Green Jasper (Badar Lumut)

7. Emerald (Zamrud)

8. Ruby (Merah Delima)

9. Tiger’e Eye (Mata Macan/Biduri Sepah)

10.Green Obsidian (Zamrud Kalimantan)

11.Hawk’s Eye (Mata Elang)

12. Bixbite (Red Beryl)

13. Idocrase (Sungai Dareh/Bio Solar Aceh)

14. Chrysocolla (Batu Bacan)

15. Opal (Batu Kalimaya)

16. Agate (Akik)

17. Jade (Giok)

18. Rhodochrosite (Ruby Borneo)

19. Pearl (Mutiara)

20. Iolite (Safir Air)

21. Kyanite (Safir Australia)

22. Diamond (Intan/Berlian)

23. Amethyst (Kecubung)

24. Smoky Quartz (Kecubung Teh)

25.Prasiolite Quartz (Kecubung Hijau)

26.Pyrite (Badar Emas)

27.Petrified Shell (Kol Buntet)

28.Textite (Batu Meteor)

29. Chalcedony (Yaman)

30. Red Jasper (Ati Ayam)

31. Petrified Sea Coral (Badar Tawon)

32.Labradorite (Laburador)

33.Turquoise (Pirus)

34.Cat’s Eye (Mata Kucing)

35.MoonStone Feldspar (Biduri Laut)

36.Rutilated Quartz (Kecubung Rambut)

37.Moonstone (Biduri Bulan)

38. Chalcedony (Spritus/Lavender)